News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Duet Anang Ashanty Menikah

Bahan Baju Pengantin Anang dan Ashanty Impor dari Italia

Penulis: Daniel Ngantung
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pasangan selebriti Anang Hermansah dan Ashanty seusai melakukan prosesi fitting baju pernikahannya di butik Ferry Sunarto, jalan ciniru, Jakarta Selatan, Selasa, (01/05/2012). Pasangan ini akan melangsungkan akad nikah pada 12 mei 2012 di Masjid Albina Senayan. (Tribun Jakarta/Jeprima)

Lapora Wartawan Tribun Jakarta, Daniel Ngantung

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tak lama lagi, Ashanty dan Anang Hermansyah akan duduk di kursi pelaminan. Di hari spesial itu, keduanya sudah menyiapkan segudang rencana termasuk busana pengantin. Khusus yang disebut terakhir, desainnya dipercayakan kepada Ferry Sunarto.

"Busana pengantin Anang dan Ashanty sangat rumit. Makanya saya menyebut busana itu sebagai sebuah masterpiece," katanya saat Tribun temui di butiknya, Jalan Ciniru VI, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (5/5/2012).

Seperti apa busana yang akan dikenakan Ashanty? Secara keseluruhan, menurut Ferry, busana pengantin baik akad maupun resepsi berkonsep tradisional dengan sentuhan modern yang berkesan `glam and sophisticated' dan mementingkan unsur 3C alias (color, cutting, clothes).

Saat akad nikah pada 12 Mei,  tak tanggung-tanggung Ferry telah mempersiapkan delapan busana dengan model dan warna yang berbeda. "Nanti mereka yang akan pilih satu busana yang paling cocok. Terbaik dari yang terbaik," ungkapnya.

Berangkat dari adat istiadat kampung halaman Anang di Jember, Jawa Timur, kebaya kutu baru dipilih sebagai busana Ashanty saat akad nikah nanti.  Batik tulis Madura dengan pola yang unik dan cukup rumit dipilih sebagai bawahannya.

Selain itu, kebaya sengaja dengan tujuan mengangkat pamor budaya Indonesia lewat kebaya. Maklumlah, momen pernikahan mereka juga akan jadi tontonan menarik para penggemarnya di negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei.

Meski berkesan tradisional, kebaya tersebut tetap akan memiliki sentuhan yang modern, misal pada siluet, dan bustier-nya. Pastinya, Ferry menegaskan keempat kebaya tersebut tidak akan ada yang berwarna putih. Hijau, warna favorit Anang, menjadi warna paling dominan tapi dipadukan dengan warna lain seperti champagne dan peach.

Kesan modern, perpaduan antara budaya lokal dan luar, makin terasa pada bahan gaun pengantin yang akan dikenakan Ashanty pada 20 Mei. "Hampir 80% materi gaun dikirim dari luar negeri, seperti lace yang dikirim dari Itali" ungkapnya.

Berita lengkap silakan klik TRIBUN JAKARTA DIGITAL NEWSPAPER.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini