Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Daniel Ngantung
TRIBUNNEWS.COM - Belakangan ini sinar matahari begitu terik. Saking teriknya, kulit pun terasa seperti ditusuk.
Ya, kulit menjadi bagian tubuh yang pertama harus merasakan efek negatif dari sinar matahari. Apalagi pada bagian kulit yang tidak terlindungi.
Perlu Anda ketahui, paparan sinar matahari langsung bukan hanya membuat kulit terasa ditusuk saja melainkan bisa mempercepat proses penunaan (penuaan dini).
Penyebabnya, sinar matahari mengandung banyak radikal bebas, radiasi UVA dan UVB yang dapat merusak kulit.
Salah satu cara melindungi kulit dari efek samping sinar matahari adalah menggunakan sun-block atau tabir surya.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih tabir surya."Pilih sun-block dengan SPF (Sun Protector Factor). sesuai dengan aktivitas Anda," ujar Dr.Susie Rendra, SpKK saat acara launching U-Claire Synergy Eye Treatment dan U-Claire Rejuvenating Cream di Mango Tree Bistro, EpiWalk, Jakarta, Kamis (14/3/2013).
Berapa lama kulit membutuhkan perlindungan dari sinar matahari tergantung pada jumlah SPF
"Bila Anda lebih sering beraktivitas di dalam ruangan, pakai sun-block SPF 15. Sebaliknya, jika Anda tipikal orang out-door pakai yang SPF 30," kata Dr.Susie.
SPF hanya melakukan perlindungan terhadap radiasi UVB, sehingga Anda memerlukan perlindungan dari UVA.
Maka, untuk melindungi dari dua radiasi tersebut, pilihlah sun-block dengan formula broad-spectrum protection.
Selain itu perhatikan juga jenis kulit Anda. Bila kulit Anda mudah berminyak sangat disarankan untuk menggunakan sun-block berbasis gel.
Baca tanpa iklan