News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Fashion

Ini Bukti Dunia Fashion Indonesia Makin Mendunia

Penulis: Daniel Ngantung
Editor: Agung Budi Santoso
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Fashion Show karya 10 Desainer seperti Barli Asmara, Carmanita, Denny Wirawan, Didi Budiardjo, Era Soekamto, Kanaya Tabitha, Liliana Lim, Tri Handoko, Tuty Cholid, Yongki Budisutisna pada pagelaran Jakarta Fashion & Food Festival 2013 dengan mengusung tema Kain Negeri di Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (13/5/2013) malam. (Tribun Jakarta/Jeprima)

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Daniel Ngantung

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pertengahan April lalu, yayasan Cita Tenun Indonesia (CTI) bersama dua desainer mode Tanah Air, Ardistia Dwiasri dan Auguste Soesastro, berkesempatan menampilkan busana berbahan tenun di forum Trend Overview Ready to Wear Fall-Winter 2013-2014, New York, AS.

Dalam forum yang dimoderatori oleh desainer kondang Diane von Furstenberg itu, mereka juga mengenalkan penggunaan warna-warna alami pada tenun yang sekiranya berkompeten sebagai tren warna dalam industri mode dunia.

"Responnya sangat bagus. Produk-produk kita sangat diapresiasi," ujar ketua CTI Okke Hatta Rajasa saat ditemui TRIBUNnews.com di Jakarta Fashion & Food Festival 2013 belum lama ini.

Bahkan, kata Okke, mereka meminta Indonesia untuk bergabung bersama Fashion Group International (FGI), sebuah forum para pegiat industri mode Internasional yang memiliki pengaruh besar pada perkembangan mode dunia.

FGI juga adalah penyelenggara forum tersebut bersama Fashion 4 Development, sebuah organisasi nirlaba berbasis di New York City yang memfokuskan pada misi pemberdayaan perempuan melalui industri fashion.

"Mereka menganggap industri fashion di Indonesia sudah sangat solid dari hulu ke hilir. Segmentasi perajin, desainer, dan buyer sudah ada. Padahal kita masih menuju ke sana," ujarnya.

Sebagai syarat bergabung dengan FGI,  Indonesia harus memiliki 35 fashion council yang bisa terdiri dari asosiasi perancang dan perwakilan media.

"Kami sedang mencari waktu untuk berkumpul bersama para pelaku industri mode lokal. Jujur saja,  CTI hanyalah organisasi yang hanya berfokus pada pembinaan perajin lokal yang dibantu para desainer. Jadi kami mengharapkan dukungan dari semua pihak," tuturnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini