TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tiap orang tentu mempunyai keinginan, kebutuhan, target, dan cita-cita yang ingin dicapai di masa mendatang terkait finansial.
Diperlukan perencanaan yang matang untuk mewujudkan karena kerap
membutuhkan persiapan dan biaya yang tidak sedikit.
“Pengelolaan keuangan yang baik dan terencana bisa membantu mempersiapkan dan memperoleh dukungan finansial untuk wujudkan tujuan," kata kata Rian Kaslan, EVP dan Head of Wealth Management and Business Strategy Commonwealth Bank Indonesia, Rabu (15/7/2015).
Perencanaan keuangan yang merupakan salah satu kunci keberhasilan mengelola keuangan dan mencapai target finansial Anda.
"Perencanaan keuangan dimulai sedini mungkin, yaitu begitu Anda memiliki penghasilan atau target di masa depan,” katanya.
Menurut Rian Kaslan, dapat disimpulkan terdapat tiga komponen utama yang sebaiknya dimasukkan dalam perencanaan keuangan setiap orang, yaitu:
- Dana darurat
Berupa jenis simpanan yang siap dipergunakan saat kondisi yang sifatnya darurat. Dana darurat disiapkan untuk keperluan-keperluan yang tidak terduga seperti kebutuhan pemenuhan biaya hidup.
Jika terjadi pemutusan hubungan kerja, keperluan ke rumah sakit, atau untuk membantu keluarga. Nilai minimal dana darurat yang dianjurkan adalah tiga (3) kali dari penghasilan bulanan yang diperoleh.
- Kepemilikan asuransi
Asuransi memang memiliki fungsi yang hampir sama dengan dana darurat karena pada dasarnya asuransi merupakan suatu mekanisme yang memberikan berlindungan pada pihak tertanggung apabila terjadi risiko datang.
- Berinvestasi
Definisi dari investasi sendiri adalah menanamkan modal, sehingga kerap kali orang beranggapan bahwa semua hal yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi yang membutuhkan modal berarti investasi.
Tentunya Anda jadi penasaran, aktivitas ekonomi mana sebenarnya termasuk dengan kegiatan investasi? Ternyata ada dua kategori besar aktivitas investasi, yaitu investasi pasif dan investasi guna mendapatkan keuntungan dalam bentuk bunga.
Aktivitas investasi pasif Anda hanya perlu menanamkan sejumlah modal kepada pihak yang dipercayakan untuk mengelola modal investasi tersebut. Selaku investor, Anda cukup memantau hasil investasinya saja. (Eko Sutriyanto)
Baca tanpa iklan