News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ini Alasannya Daging Kambing Dinilai Lebih Menyehatkan

Editor: Robertus Rimawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi.

TRIBUNNEWS.COM - Penjualan daging kambing sejak 2 dekade terakhir mengalami peningkatan sebanyak 9 kali lipat.

Daging kambing yang merupakan makanan pokok di Timur Tengah, Afrika Utara, dan budaya Karibia, kini telah merambah ke Amerika serta Eropa sebagai pilihan selain daging sapi.

Erin Fairbanks, asisten direktur penjualan di khusus daging Heritage Foods USA mengatakan, “Dengan pengolahan yang baik, daging kambing memiliki rasa yang mirip dengan daging sapi. Sehingga daging kambing kini menjadi pilihan lain sebagai santapan daging merah.”

Bila dibandingkan dengan daging sapi, dalam sajian 85 gram, daging kambing memiliki jumlah protein yang sama dengan daging sapi.

Namun, kalori yang dimiliki daging kambing hanya 122 kalori, sedang daging sapi 235 kalori.

Bahkan, meskipun termasuk dalam kelompok daging merah, daging kambing memiliki 6 kalori lebih sedikit per porsi ketimbang daging ayam tanpa kulit.

Perbedaannya memang tak seberapa besar, namun informasi ini dapat menjadi berita “besar” mengingat reputasi ayam yang sejak dulu dianggap sebagai daging paling rendah kalori yang Anda makan.

Untuk mendapatkan kualitas daging kambing terbaik, anda bisa memakan daging kambing tanpa lemak.

Daging kambing juga sebaiknya dimasak pada suhu rendah.

Karena sifat daging yang rendah lemak, maka daging kambing dapat mengering lebih cepat dan keras bila dimasak dalam suhu tinggi.

Tidak hanya baik untuk kesehatan Anda, daging kambing juga baik untuk kesehatan planet ini.

Peternak kambing tidak diperbolehkan untuk menggunakan hormon, kambing yang umumnya diternakkan pada pertanian skala kecil juga dinilai tumbuh lebih alami sebagai pemakan rumput.(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini