News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2018

ACT Luncurkan Program 'Beri Ramadhan Terbaik' untuk Kikis Gaya Hidup Hedonistik

Penulis: Gilang Syawal Ajiputra
Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Andi Primaretha, Manager Digital Planning ACT, di acara peluncuran program Beri Ramadhan Terbaik di Ice Palace Lotte Avenue, Jakarta, Rabu (9/5/2018).

Laporan wartawan Tribunnews.com, Gilang Syawal Ajiputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Melalui program 'Beri Ramadhan Terbaik' yang diluncurkan hari ini di Jakarta, Aksi Cepat Tanggap (ACT) ingin mengubah paradigma sebagian masyarakat yang hedonistik saat menjalani ibadah puasa Ramadhan.

Ditemui di Ice Palace Lotte Avenue, Jakarta, Rabu (9/5/2018), Andi Primaretha, Manager Digital Planning ACT resah dengan pola pikir masyarakat yang menurutnya cenderung terbalik selama Ramadhan.

"Kami berpikir bahwa, 'Beri Ramadhan Terbaik' adalah yang terjadi di masyarakat. Bukannya memberikan 'Ramadhan Terbaik' tetapi malah memberikan 'Ramadhan Terbalik'," ungkap Andi.

"Jadi kami melihat bahwa dengan biaya yang dikeluarkan lebih banyak, masyarakat banyak porsinya untuk makanan dan fashion, yang harusnya orang berpuasa, beribadah, kok malah hedon," lanjutnya.

Bagi Andi, program 'Beri Ramadhan Terbaik' adalah wujud edukasi kepada masyarakat agar tidak hedonistik saat Ramadhan.

"Jadi ini cara kami untuk mengedukasi bahwa Ramadhan itu harusnya yang terbaik, bukan terbalik," katanya.

"Harusnya Ramadhan yang sangat spesial ini, yang hanya satu kali dalam setahun ini, bisa dimanfaatkan masyarakat," ujar Andi.

Baca: Ajari Anak Puasa Sejak Dini, Inneke Koesherawati Tak Ingin Mereka Seperti Masa Lalunya

Program 'Beri Ramadhan Terbaik' sendiri adalah kumpulan program kemanusiaan dari ACT yang terdiri dari penggalangan dan distribusi bantuan untuk masyarakat yang membutuhkan di Indonesia

Selain di Indonesia, program ini juga sampai ke luar negeri, seperti Palestina, Suriah, Somalia, dan negara yang tengah terjebak konflik lainnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini