News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Gugus Tugas Dorong Masyarakat Manfaatkan Keragaman Pangan

Penulis: Yulis Sulistyawan
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi - 50 Gambar Ilustrasi Virus Corona, Cocok Sebagai Media Edukasi Bagi Masyarakat

TRIBUNNEWS.COMĀ - Tim pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan virus corona (COVID-19) Niken Salindri mendorong masyarakat Indonesia memanfaatkan keragaman pangan untuk variasi bahan pangan di rumah.

"Jadi usahakan tetap bervariasi makanannya sumber gizi seperti sumber karbohidratnya dan proteinnya," kata Niken dalam konferensi video di Kantor Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis (7/5/2020).

Niken menuturkan variasi asupan pangan yang dimakan per individu juga turut mempengaruhi ketahanan pangan secara nasional.

Baca: Ahli Gizi: Ikan Kembung Kaya Protein dan Omega 3, Bisa Gantikan Ikan Salmon

Baca: Dongkrak Imunitas, Ahli Gizi Sebut Pasien COVID-19 Konsumsi Protein dan Kalori Tinggi

Variasi makanan juga dapat membuat menu masakan di rumah beragam dan menarik.

Niken Salindri, tim pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Menurut Niken, tidak harus cuma makan nasa saja terus menerus, tapi bisa diganti jagung. Jagung termasuk makanan pokok pengganti nasi di Nusa Tenggara Timur. Kemudian, sagu merupakan makanan pokok di Papua.

Gizi seimbang dengan asupan seperti protein, karbohidrat, lemak, sayur dan buah juga harus dibarengi dengan minum air untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca: Update Corona Dunia, 7 Mei 2020: Infeksi Baru Rusia Melonjak Hingga 11.000, Sudah 4 Hari Terjadi

Pengurus Dewan Pusat Perwakilan Persatuan Ahli Gizi (DPP Persagi) Triyani Kresnawan mengimbau masyarakat Indonesia untuk lebih banyak mengkonsumsi sayur dan buah.

Untuk mempertahankan sistem kekebalan tubuh, masyarakat harus memperhatikan gizi seimbang.

"Bukan protein saja karbohidrat juga penting, kemudian sayur dan buah yang kadang-kadang memang orang Indonesia itu sedikit mengkonsumsi sayur sehingga kita anjurkan sayur dan buah itu tolong diperhatikan," tuturnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini