Ringkasan Berita:
- Doa ketika sakit hati dapat dibaca untuk membentengi diri dari bisikan setan.
- Setiap muslim dianjurkan untuk berdoa dalam keadaan apa pun.
- Selain berdoa, sakit hati dapat diobati dengan memperbanyak dzikir kepada Allah Swt.
TRIBUNNEWS.COM - Sebagai manusia, setiap muslim pasti pernah merasakan sakit hati.
Perasaan tersebut dapat muncul karena seseorang kecewa, sedih, maupun marah.
Rasa sakit hati itu terkadang dapat menjadi celah bagi setan untuk membisikkan hal buruk kepada manusia.
Untuk itu, setiap muslim dianjurkan agar selalu mengingat Allah Swt ketika merasakan sakit hati.
Berdoa dan memperbanyak dzikir dapat menjadi obat bagi orang yang sakit hati.
Rasulullah Saw mengajarkan doa-doa yang beliau panjatkan ketika menghadapi kesulitan agar Allah Swt memberikan pertolongan.
Doa tersebut dapat dibaca ketika seseorang merasakan sakit hati, dengan bacaan berikut ini yang dikutip dari laman BAZNAS.
Doa Ketika Sakit Hati
يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا
Ya hayyu ya qoyyum bi rahmatika astaghiits, wa ash-lihlii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ainin abadan.
Artinya: “Wahai Yang Maha Hidup, Yang Mengatur segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan, perbaikilah segala urusanku, dan jangan biarkan aku mengurus diriku sendiri walaupun sekejap mata.”
Baca juga: Doa ketika Marah agar Emosi Hilang dan Tak Dikuasai Setan
Doa Agar Terhindar dari Rasa Sedih dan Cemas
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الهَمِّ وَالحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ العَجْزِ وَالكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الجُبْنِ وَالبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Allahumma inni a'udzu bika minal hammi wal hazan, wa a'udzu bika minal 'ajzi wal kasal, wa a'udzu bika minal jubni wal bukhli, wa a'udzu bika min ghalabatid-dayni wa qahrir-rijal.
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa cemas dan sedih, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pengecut dan kikir, serta dari lilitan hutang dan tekanan manusia.”
Doa Agar Terhindar dari Hal Buruk
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ، وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ، وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ، وَجَمِيعِ سَخَطِكَ
Allahumma inni a'udzu bika min zawali ni'matika, wa tahawwuli 'afiyatika, wa fuja'ati niqmatika, wa jami'i sakhatika.
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya nikmat-Mu, perubahan kesehatan yang Engkau berikan, datangnya azab-Mu secara tiba-tiba, dan dari segala kemurkaan-Mu." (HR. Muslim)
Dzikir untuk Obati Sakit Hati
Selain berdoa, Rasulullah Saw juga menganjurkan umatnya untuk memperbanyak dzikir, sebagaimana dalam firman Allah Swt.
"Wahai orang-orang yang beriman, berdzikirlah kepada Allah dengan dzikir yang banyak." (QS. Al-Ahzab: 41)
Dalam buku Fiqih Doa dan Dzikir karya Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al-Badr, disebutkan sebuah hadis yang menjelaskan hal tersebut.
"Maukah aku tunjukkan kepada kamu sebaik-baik amal-amal kamu, paling bersih di sisi raja kamu, paling kuat dalam mengangkat derajat kamu, lebih baik bagi kamu daripada menginfakkan emas dan perak, dan lebih baik bagi kamu daripada kamu bertemu musuh lalu menebas leher mereka dan mereka menebas leher-leher kalian?" Mereka berkata, "Baiklah wahai Rasulullah." Beliau bersabda, "Dzikir kepada Allah." (HR. Tirmidzi)
Mereka yang lalai dari berdzikir kepada Allah Swt dalam keadaan apapun, maka setan akan menguasai mereka.
"Barang siapa lalai dari berdzikir kepada Ar-Rahman, kami kuasakan atasnya setan, dan dia menjadi pendamping baginya." (QS. Az-Zukhruf: 36)
Dalam Kitab Al-Waabil Ash-Shayyib disebutkan bahwa Ibnu Abbas berkata, "Setan adalah jatsim (mendekam dan menetap) dalam hati anak keturunan Adam. Apabila seseorang lupa dan lalai, niscaya dia memberi was-was. Tapi jika dia dzikir pada Allah, setan menjadi khanas (menahan diri dari mengganggunya)."
Karena itu, setiap muslim dianjurkan untuk selalu membentengi hatinya dengan dzikir agar tidak dikuasai setan, terutama mereka yang sedang sakit hati.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan