News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bacaan Doa

Doa Bertemu Orang yang Pulang Haji, Minta Didoakan agar Diampuni Allah SWT

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DOA UNTUK ORANG PULANG HAJI - Gambar dibuat di Be Funky dan Paint, Selasa (9/6/2026). Muslim dianjurkan untuk meminta didoakan oleh orang yang pulang haji. Anjuran ini disebutkan dalam hadis dan dijelaskan oleh para ulama.

Ringkasan Berita:

  • Muslim dianjurkan menyambut dan mendoakan jamaah yang baru pulang haji karena mereka kembali dalam keadaan memperoleh ampunan Allah SWT.
  • Umat Islam juga dianjurkan meminta doa kepada jamaah haji, bahkan sebagian ulama menyebut keutamaan tersebut dapat berlangsung hingga 40 hari setelah kepulangannya.
  • Namun, yang utama yaitu meminta didoakan sebelum orang yang pulang haji memasuki rumahnya.

TRIBUNNEWS.COM - Muslim disunahkan untuk menyambut orang yang pulang dari perjalanan ibadah haji.

Orang yang berangkat untuk beribadah haji akan mendapatkan ampunan Allah SWT atas dosa-dosanya dan kembali suci seperti bayi yang baru lahir.

Karena orang yang berhaji mendapatkan ampunan Allah SWT, Muslim dianjurkan untuk menjabat tangan mereka dan meminta didoakan.

“Apabila engkau berjumpa orang yang telah menunaikan ibadah haji, maka ucapkan salam kepadanya dan berjabatan tangan dengannya lalu mintalah doa ampunan kepadanya sebelum dia masuk rumah, sebab ia merupakan orang yang telah diampuni dosanya.” (HR Ahmad)

Anjuran mendoakan orang lain juga berlaku bagi orang yang berhaji untuk mendoakan orang lain yang belum atau tidak berhaji, meski tanpa diminta.

Para ulama berpendapat bahwa mustajabnya doa orang yang berhaji dapat berlangsung hingga 40 hari setelah kepulangannya dari Baitullah.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan sebagian ulama menyatakan anjuran itu tetap berlaku hingga tanggal 20 Rabiul Awal.

Ulama besar Mesir dari mazhab Syafi'i, Syekh Sulaiman Al-Jamal, menjelaskan pendapat Imam Al-Munawi bahwa hadis yang menganjurkan meminta doa kepada orang yang berhaji hanya berlaku secara terbatas sebelum ia memasuki rumahnya.

Jika orang yang pulang haji telah masuk ke rumahnya, maka anjuran meminta doa itu menjadi hilang.

Mengenai batas waktunya, ulama Yaman dari kalangan Ba'Alawi, Syekh Abdurrahman Al-Masyhur menjelaskan bahwa batas waktu meminta doa kepada orang yang pulang haji berlangsung hingga 40 hari sejak kedatangannya ke rumah, namun yang lebih utama yaitu sebelum ia memasuki rumah.

Baca juga: Doa Sholat Sunah setelah Pulang Haji atau Sholat Sunah Qudum

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menjelaskan praktik saling mendoakan tersebut sebagai bentuk silaturahmi dan berbuat bagi kepada sesama Muslim.

Mengutip buku Al-Adzkar oleh Imam Nawawi, berikut doa yang dapat dibaca untuk mendoakan orang yang pulang haji.

Doa Bertemu Orang yang Pulang Haji

قَبَّلَ اللَّهُ حَجَّكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَأَخْلَفَ نَفَقَتَكَ

Qabballallahu hajjaka, wa ghafara dzanbaka, wa akhlafa nafaqataka.

Artinya: "Semoga Allah menerima ibadah hajimu, mengampuni dosamu, dan mengganti seluruh biaya yang telah engkau keluarkan."

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْحَاجِّ وَلِمَنِ اسْتَغْفَرَ لَهُ الْحَاجُّ

Allahummaghfir lil-hajji wa limanistaghfara lahul-hajj.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah orang yang telah menunaikan haji dan ampunilah pula orang yang dimintakan ampun oleh orang yang telah berhaji."

Jawaban Doa Orang yang Pulang Haji

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ صَالِحَ الْأَعْمَالِ

Taqabbalallāhu minnā wa minkum ṣāliḥal a'māl.

Artinya: "Semoga Allah menerima amal-amal saleh kami dan kalian."

Doa Agar Bisa Berangkat Haji dan Umrah

رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا ۖ إِنَّكَ أَنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Rabbana waj’alna muslimaini laka wamin dzurriyyatina ummatan muslimatan laka wa arina manasikana watub ‘alaina innaka antat-tauwwabur rahim

Artinya. “Wahai Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang taat kepada-Mu, begitu pula anak keturunan kami. Jadikanlah mereka ummat Islam, ajarkanlah cara-cara beribadah haji kepada kami, ampunilah dosa-dosa kami. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang kepada semua makhluq-Mu."

Sholawat agar Segera Berangkat Haji dan Umrah

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُبَلِّغُنَا بِهَا حَجَّ بَيْتِكَ الْحَرَامِ وَزِيَارَةَ قَبْرِ نَبِيِّكَ عَلَيْهِ أَفْضْلُ الصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ فِيْ لُطْفٍ وَعَافِيَةٍ وَسَلَامَةٍ وَبُلُوْغِ الْمَرَامِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهٖ وَبَارِكْ وَسَلِّمْ

Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin tuballighunaa bihaa hajja baitikal haraam wa ziyaarata qabri nabiyyika alaihi afdhalus shalaatu was salaamu fi luthfin wa ‘aafiyatin wa salaamatin wa bulughil maraam wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa barik wa sallim.

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat atas junjungan kami Muhammad dengan berkah sholawat yang dapat menyampaikan kami dengannya untuk berkunjung ke rumah-Mu yang mulia dan mengunjungi makam nabi-Mu, atasnya selawat dan salam yang paling utama dalam kelembutan, sehat, selamat, dan tercapai cita-citanya, serta berkahilah dan salam untuk keluarganya dan sahabat-sahabatnya”.

Amalan Agar Segera Berangkat Haji dan Umrah

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyebutkan dan menjelaskan amalan yang dapat dilakukan agar segera berangkat haji atau umrah, sebagai berikut.

1. Bersedekah

Sedekah merupakan salah satu amalan yang dapat membuka pintu rezeki dan mendatangkan keberkahan dalam hidup.

Dengan menyisihkan sebagian harta untuk membantu orang lain, seorang muslim menunjukkan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

Banyak orang meyakini bahwa kebiasaan bersedekah dapat menjadi jalan datangnya berbagai kemudahan, termasuk kemudahan untuk menunaikan ibadah haji dan umrah.

Semakin ikhlas seseorang berbagi, semakin besar pula harapannya memperoleh pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda, “Tidak akan berkurang harta karena sedekah, dan seorang hamba yang pemaaf akan Allah tambahkan kemuliaan baginya.” (HR. Muslim)

2. Berbakti kepada Orang Tua

Berbakti kepada orang tua merupakan amalan yang sangat mulia dan memiliki kedudukan tinggi dalam Islam.

Ridha orang tua menjadi salah satu sebab datangnya ridha Allah SWT, sehingga seorang anak dianjurkan untuk selalu menghormati, membantu, dan membahagiakan mereka.

Doa orang tua yang tulus juga dapat menjadi wasilah terkabulnya berbagai harapan, termasuk keinginan untuk segera berangkat haji atau umrah.

Karena itu, menjaga hubungan baik dengan orang tua merupakan langkah penting dalam meraih keberkahan hidup.

Rasulullah SAW bersabda, “Keridhaan Allah terletak pada keridhaan orang tua dan kemurkaan Allah terletak pada kemurkaan orang tua.” (HR. Tirmidzi)

3. Menjaga Silaturahmi

Menjalin dan menjaga silaturahmi dengan keluarga, kerabat, sahabat, maupun tetangga dapat membawa banyak manfaat dalam kehidupan.

Selain mempererat persaudaraan dan menciptakan hubungan yang harmonis, silaturahmi juga menjadi salah satu amalan yang dapat melapangkan rezeki.

Dengan memiliki hubungan yang baik dengan sesama, seseorang akan lebih mudah mendapatkan dukungan, bantuan, dan doa dari orang-orang di sekitarnya.

Semua itu dapat menjadi jalan yang mempermudah terwujudnya niat untuk menunaikan ibadah haji dan umrah.

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Mempersiapkan Diri dengan Belajar Ilmu Haji

Keinginan untuk berhaji sebaiknya tidak hanya diwujudkan dengan menabung biaya perjalanan, tetapi juga dengan mempersiapkan ilmu yang diperlukan.

Mempelajari tata cara manasik haji sejak dini akan membantu seseorang memahami rukun, wajib, sunnah, serta berbagai ketentuan dalam ibadah haji.

Selain menambah pengetahuan, belajar ilmu haji juga dapat menumbuhkan semangat dan kerinduan untuk berkunjung ke Tanah Suci.

Ketika kesempatan berhaji datang, seseorang akan lebih siap menjalankan ibadah dengan benar, tenang, dan khusyuk.

5. Memperbanyak Bacaan Talbiyah

Talbiyah adalah kalimat yang mencerminkan kesiapan seorang hamba untuk memenuhi panggilan Allah SWT.

Bagi mereka yang memiliki impian besar untuk menunaikan ibadah haji atau umrah, memperbanyak membaca talbiyah dapat menjadi bentuk ungkapan kerinduan kepada Baitullah.

Bacaan ini juga dapat mengingatkan hati agar selalu terhubung dengan cita-cita beribadah ke Tanah Suci dan semakin memperkuat niat untuk mewujudkannya.

Dengan terus menjaga harapan dan doa, seorang muslim dapat memohon kepada Allah agar diberikan kesempatan menjadi tamu-Nya di Makkah dan Madinah.

Bacaan Talbiyah:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ

Labbaika Allahumma labbaik. Labbaika laa syariika laka labbaik. Innal hamda wan ni'mata laka wal mulk. Laa syariika lak.

Artinya: "Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan hanya milik-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu."

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini