News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilkada Serentak 2024

Teguh Prakosa Resmi Daftar Bakal Cawalkot Solo, PAC PDIP: Suara Kami dari Akar Rumput

Penulis: Muhamad Deni Setiawan
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Solo Teguh Prakosa. Teguh Prakosa, resmi mendaftarkan diri dalam penjaringan bakal calon wali kota dalam Pilkada Solo 2024, Sabtu (18/5/2024). TribunSolo.com/Ryantono

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, resmi mendaftarkan diri dalam penjaringan bakal calon wali kota dalam Pilkada Solo 2024, Sabtu (18/5/2024).

Ketika mengantarkan formulir pendaftaran, dia ditemani oleh semua Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP Solo.

Diwartakan TribunSolo.com, salah satu Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo, yaitu Honda Hendarto mengungkapkan, hal ini merupakan bukti aspirasi dari kader akar rumput partai.

Pengalaman dan kapasitas Teguh selama di struktural partai maupun sebagai pejabat eksekutif, sambungnya, sudah cukup untuk berkontestasi dalam Pilkada 2024.

Sebagai informasi, selain menjabat wakil wali kota, Teguh Prakosa merupakan Sekretaris DPC PDIP Solo.

"Melihatnya, Pak Teguh itu di samping sebagai wakil wali kota, di struktur partai menjabat sebagai sekretariat, gitu saja."

"Kita sepakat semuanya bahwa yuk mendaftarkan Pak Teguh karena beliau sekretaris partai, orang kedua di partai," tuturnya.

Ketika disinggung soal kepastian apakah Teguh akan memperoleh rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP untuk maju dalam Pilkada Solo 2024, Honda mengatakan bahwa dukungan ini menjadi bukti kader di daerah sebagai saksi siapa kader internal yang potensial.

"Iya, saya melihatnya seperti itu jadi kami mewakili struktural di tingkatan PAC sampai ranting dan anak ranting, kita dukung Pak Teguh. Kita sengkuyung (dukung) bersama dan daftarkan beliau sebagai sekretariat partai."

"Ini aspirasi kami daripada struktural partai tingkat Surakarta, kembali lagi ke ketua umum, jangan lupa ini suara kami dari akar rumput mewakili 5 PAC," lanjut Honda.

Kemudian, ketika ditanya proses dirinya dan rekan-rekan kader internal memutuskan mendukung Teguh, dia menjelaskan bahwa semua ini berawal dari obrolan saat ngopi.

Baca juga: Teguh Prakosa Resmi Daftar Cawali di Pilkada Solo 2024, Klaim Dapat Dukungan PDIP

"Dari kita ngobrol, Pak Teguh responnya, tiwas disengkuyung (dibela-belain didukung) Pak Teguh emoh (tidak mau). Tapi akhirnya gayung bersambut," ujarnya.

Pernyataan Teguh

Teguh Prakosa mengaku memperoleh dukungan dari struktural PDIP untuk menggantikan posisi Gibran Rakabuming Raka sebagai Wali Kota Solo.

Lalu, saat menuju kantor Sekretariat DPC PDIP Solo yang berada di Pucangsawit, Jebres, Solo dirinya diantar oleh perwakilan kelima PAC.

Ia diarak oleh ratusan pendukung dengan dimeriahkan kesenian reog.

Formulir pendaftarannya pun langsung diserahkan ke Tim Penjaringan Bakal Cawali-Cawawali PDIP dan DPC PDIP Solo untuk kemudian diteruskan ke DPP PDIP.

"Teman-teman dari struktural partai yang terdiri dari 5 pengurus PAC mendaftarkan saya yang sementara ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Solo dan juga Sekretaris DPC PDIP Solo dengan harapan bisa diteruskan ke DPP untuk mendapatkan rekomendasi sebagai bakal calon wali kota Solo periode 2024-2029," ujar Teguh.

Teguh mengungkapkan pendaftaran ini dilakukan karena dirinya mendapatkan dorongan dari struktural partai.

"Kita melihat bahwa Wali Kota kita (Gibran Rakabuming Raka) telah mendapatkan tempat yang baru (wakil presiden 2024)."

"Sesuai dengan aspirasi kader partai untuk mendorong saya maju sebagai bakal calon Wali Kota Solo, jadi ini sesuai kehendak seluruh struktural dan pengurus PAC partai," kata Teguh.

Di sisi lain, sebagai wakil wali kota yang masih aktif, dia tak memungkiri bahwa masih banyak pekerjaan yang mesti dirampungkannya.

Salah satunya mengenai persoalan kesejahteraan warga yang menurutnya masih kurang.

"Pada perjalanan (kepemimpinan kami) ada hal-hal yang justru pada tingkatan kesejahteraan belum tampak signifikan, meski pembangunan sudah tampak di kota Surakarta termasuk di 17 titik prioritas."

"Dari masukan masyarakat dan kader partai, dampak pembangunan harusnya pada kesejahteraan masyarakat, termasuk soal stunting dan rumah tidak layak huni yang porsinya belum signifikan," tutur Teguh.

Teguh Prakosa menjelaskan risiko stunting di Kota Solo mencapai 5.000-an anak.

Sedangkan dana hibah dari Uni Emirat Arab (UEA) sebanyak Rp3,5 miliar hanya cukup mengentaskan 900-an anak beresiko stunting.

Atas dasar itu, Teguh berkomitmen untuk bisa mengentaskan masalah kesejahteraan bila nantinya terpilih menjadi Wali Kota Solo.

Dirinya pun berjanji akan bekerja sama dengan anggota legislatif untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul: Alasan 5 PAC PDIP Solo Dukung Teguh Prakosa, Sebut Layak Gantikan Gibran: Suara Akar Rumput dan BREAKING NEWS: 5 Perwakilan PAC PDIP Solo Antar Teguh Prakosa Daftar jadi Bakal Calon Wali Kota Solo.

(Tribunnews.com/Deni/Galuh)(TribunSolo.com/Andreas Chris)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini