Laporan Wartawan Tribunnews, Nurmulia Rekso P
TRIBUNNEWS.COM,
JAKARTA -- Warga Kramatjati, Jakarta Timur yang diduga menjadi korban
mutilasi, Karyadi (53) dikenal sebagai pria yang tidak puas dengan satu
pasangan hidup saja. Terbukti sebelum ia menghilang sejak Selasa minggu
lalu (12/10/2010), Karyadi sudah memiliki empat Istri.
Menurut salah
seorang sahabat Karyadi, Sodik (35), pria asal Demak, Jawa Tengah itu
bisa mudah menggaet hati perempuan karena memiliki ilmu Jawa Kuno,
"Semar Mesem." Konon katanya ilmu tersebut dapat membuat hati perempuan
luruh hanya dengan sekali kedipan.
Istri pertama Karyadi adalah
Munawaroh, yang hingga kini masih tinggal di Demak, Jawa Tengah. Di
Jakarta kemudian Karyadi menikah lagi dengan seorang perempuan asal Jawa
Barat.
Delapan tahun lalu, dia pun kembali menikah, kali ini dengan
Muryani (43), janda pedagang buah. Belakangan, ia diketahui menikah lagi
dengan Ian, janda asal Solo, Jawa Tengah.
"Dia itu pernah bilang
sama saya, hidup enggak berarti kalau tanpa selingkuh" ujar Sodik
ketika ditemui di kediamannya, di Keramatjati, Jakarta Timur.
Pria
yang juga berasal dari Demak itu pernah memperingatkan Karyadi, bahwa
walaupun ia suka berganti pasangan, janganlah sekali-sekali mengganggu rumah tangga orang lain. Selain itu Sodik juga mengingatkan Karyadi untuk selalu berhubungan dengan perempuan baik-baik saja.
Menurut adik ipar
Karyadi, Nurhayati (36), petugas Bantuan Polisi (Banpol) Pasar Induk
Keramatjati itu tidak mau membuka kehidupan petualangan cintaannya
dengan kerabatnya. Hal itu membuat tak banyak keluarga mengetahui
mengenai istri lain Karyadi.
Lebih lanjut Nurhayati menjelaskan, bahwa istri ketiganya, Muryani sempat mengancam Karyadi atas tabiatnya itu.
"Kalau kamu main perempuan lagi, saya berani untuk matiin kamu" tutur Nur mengulangi perkataan Muryani.
Kenyataannya,
Karyadipun kembali menikahi Ian, yang sama sekali tidak diketahui oleh
keluarga. Muryani sendiri mengetahui bahwa suaminya diduga sebagai
korban mutilasi, masih belum bisa menerima sepenuhnya. Bahkan ia mengaku
tidak berani melihat foto potongan kepala yang disuguhkan polisi untuk
identifikasi.
Karyadi Korban Mutilasi Gemar Berselingkuh
Editor: Tjatur Wisanggeni
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan