TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Disaat 10 kepala negara berkumpul besok, Sabtu
(7/5/2011) di Jakarta Convetion Center (JCC) dalam rangka KTT ASEAN ke
18. Sekitar 100 sampai 200 orang akan melakukan aksi damai Lingkar Ganja
Nusantara (LGN) dengan menyebarkan selebaran dan berorasi selama dua
jam di Tugu Tani.
"Ini dalam rangka Global Mariyuana March yang diadakan tiap tahun pada
sabtu pertama bulan Mei," kata ketua LGN Dira Naraya, Jumat (6/5/2011).
Tujuan aksi tersebut menurut Dira, mendorong pemerintah untuk melakukan
penelitian tanaman ganja. "Selama ini opini masyarakat selalu negatif
terhadap ganja," katanya.
Jelasnya, ada dua alasan penelitian tehadap tanaman ganja, pertama dari
sisi manfaat. Kata dia ganja bermanfaat untuk industri dan medis.
"Di industri bisa produksi 50 ribu produk termasuk kosmetik dari ganja.
Dibidang medis, sebenarnya manusia sudah memakai ganja dari tahun 3000
sebelum masehi," jelasnya.
Alasan kedua, menurutnya terkait HAM. Dira mempertanyakan relevansi antara orang menghisap ganja dengan penjara.
"Dimana relevansinya orang hisap ganja dengan penjara, itukan pilihan, sama seperti rokok, kopi, atau makan kentang," kata dia.
Dikatakan Dira, pihaknya sudah mengajukan organisasi Yayasan Penelitian Tanaman Ganja dan sudah disetujui Menkumham.
"Tapi terkendala proses AD/ART di Kumham. Makanya melalui momen ini,
kami meminta pemirintah sama-sama meneliti ganja," tegasnya.
LGN Ajak Pemerintah Lakukan Penelitian Ganja
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan