News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ikapi DKI Gelar Kampanye Gemar Membaca

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Ade Mayasanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pilih Buku - Pengunjung memilih buku yang akan dibelinya, di Pesta Buku Jakarta 2010, yang digelar di Istora Senayan Jakarta, Jumat (2/7/2010). Acara tahunan pameran buku yang digagas Ikapi DKI Jakarta tersebut, akan berlangsung dari tanggal 2-11 Juli 2010. (TRIBUNNEWS.COM/dany permana)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Setiaji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) DKI Jakarta akan membuat kampanye gemar membaca dan menulis. Rencananya, kampanye tersebut akan dipublikasikan melalui iklan layanan masyarakat.

Hal ini disampaikan Ketua Ikapi Jakarta, Efi Afrizal Sinaro di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (2/7/2011). Efi mengatakan membaca merupakan hal penting untuk mempertajam kemampuan berpikir dan mendapatkan hiburan yang sehat.

"Tanpa membaca, tidak bisa berpatisipasi dalam kehidupan bernegara, terisolasi dari bangsa lain, dan tidak tahu mana yang benar dan salah. Saat ini ada 296 anggota Ikapi yang siap mengkampanyekan gemar membaca dan menulis. Hal ini akan kita kampanyekan melalui iklan layanan masyarakat," ujar Efi.

Langkah yang diambil Ikapi DKI dalam mendukung program pemerintah untuk menggalakkan kampanye membaca sejak dini, Ikapi DKI akan membantu melalui perpustakaan, taman membaca, dan memberikan bantuan kepada sekolah-sekolah. Menurutnya perlu ada gerakan bersama antara swasta, bank, dan pemerintah untuk mendukung gerakan gemar membaca ditengah-tengah masyarakat.

"Di Jakarta Timur dapat menjadi tempat percontohan, dimana taman membaca disana sangat digemari warga. Sebenarnya minat warga Jakarta sudah tinggi untuk membaca, hanya terbentur persoalan harga. Mau membeli buku satu, dijual Rp 50 ribu. Karena itu dalam pameran ini kita berikan diskon baik buku baru maupun buku lama," ucapnya.

Efi pun menyampaikan rasa kagumnya kepada Wagub DKI Prijanto yang masih sempat menulis sebuah buku berjudul 'Nilai' ditengah-tengah kesibukannya. Menurutnya apa yang dilakukan Prijanto dapat diteladani agar masyarakat tidak bosan-bosannya untuk membaca dan menulis sehingga semakin mencerdaskan bangsa.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini