TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --- Mahasiswi kebidanan korban pemerkosaan JM (19), yang sebelumnya ditulis sebagai korban pemerkosaan di angkot C01, sempat menerima telepon dari seorang laki-laki sebelum ia tak sadarkan diri.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Imam Sugianto kepada wartawan, Selasa (24/01/2012), mengatakan bahwa korban pada Sabtu lalu (21/01/2012), tengah menunggu angkot dibawah flyover Velbak, kebayoran Lama, Jakarta Selatan, sebelum sejumlah laki-laki mendekatinya.
"Korban kemudian berlari ke arah rel kereta api, dan terus di kejar, korban juga dipukul oleh salah seorang pelaku sampai tidak sadarkan diri," katanya.
Menurut Kapolres, pada pagi harinya korban tersadar di pinggir rel, dan merasakan sakit di organ kewanitaannya.
"Malam itu korban punya janji sama laki-laki itu, dan sekarang laki-laki itu sudah tidak bisa dihubungi," tambahnya.
Polisi menduga laki-laki tersebut berasal dari lingkungan teman korban, dan hingga kini penyidikan mengarah ke laki-laki tersebut.
"Sekarang, kondisi (korban) masih pemulihan, karena sekarang ini unstabil," tandasnya. (NURMULIA REKSO PURNOMO).
Polisi Curigai Laki-laki Teman Korban Perkosaan
Editor: Gusti Sawabi
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan