News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Aksi Brutal Geng Motor

Sangkur Milik Kelasi Arifin Bukan untuk Dinas

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Lima tersangka pengeroyok Kelasi Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sangkur yang digunakan Kelasi Arifin untuk menakut-nakuti ternyata bukan milik dinas tapi kepunyaan pribadi.

"Hasil kroscek Albert, dia tidak tahu sangkur korban. Itu bukan milik dinas tapi milik pribadi Arifin," ucap Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, AKBP Didi Hayamansyah, Senin (23/4/2012) di Mapolda Metro Jaya. 

"Albert juga tidak mengetahui perihal sangkur itu. Albert agak jauh dari lokasi pengeroyokan dan ditutupi massa," jelas Didi.

Akibat sangkur yang dimiliki oleh Kelasi Arifin dan sempat digunakan Arifin untuk menakut-nakuti ada dua orang yang terluka lantaran kena sangkur itu yakni Oky Juwana dan Hendro Pramono, sopir Avanza.

"Ada dua orang terluka, satu orang saksi berinisial O. Dia kena luka akibat sangkur di bagian perut. O juga sempat mendapatkan perawatan di RS, dan mendapat satu jahitan, itu hanya luka ringan," jelas Didi.

Dikatakan Didi, Oky tidak sengaja menjadi korban saat hendak mendatangi kerumunan orang. Ternyata Oky malah kena tusuk Arifin yang sedang lari menyelamatkan diri.  Serta dari keterangan Oky, polisi berhasil meringkus lima tersangka.

Lebih lanjut, Didi juga menjelaskan sopir dari mobil Avanza yakni Hendro Pramono (HP) juga luka di bagian tangan akibat sangkur Arifin.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini