TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Bocah kelas VI SD yang menjadi korban penusukan teman sekelas, Syaiful Munif (13), kelakuannya berubah, setelah insiden tersebut. Anak itu kini menjadi lebih pemarah.
Sukino (47), ayah Syaiful saat ditemui di Pengadilan Negri Depok, Jawa Barat, Selasa (01/05/2012), mengatakan bahwa anak bungsunya itu kini kerap marah tanpa alasan yang jelas, dan saat hal itu terjadi Syaiful hanya diam.
"Tadi pagi misalnya, setelah bangun tidur malahan diam, ditanya apa juga diam saja," ujarnya.
Perubahan tersebut jelas terlihat saat Syaiful kembali ke rumah setelah 24 hari menjalani perawatan di RS.Fatmawari, Jakarta Selatan, atas sejumlah luka tusuk yang ia alami.
Nurmuidah (37), juga mengaku bingung dengan kelakuan putranya itu. Ia mengatakan bahwa pernah suatu pagi Syaiful pergi begitu saja ke sekolah, tanpa mengambil uang saku, maupun berpamit.
"Padahal sudah saya elus-elus, kita tanya ada apa, tapi diam saja" kata Nurmuidah.
Atas perubahan itu, ia pun hanya bisa bersabar, berharap anak yang ia sayangi itu bisa kembali normal, usai kejadian penusukan yang nyaris menghilangkan nyawa Syaiful.
Mengenai luka akibat insiden penusukan, Nurmudiah mengatakan hal tersebut sudah berangsur membaik, walaupun belum sembuh benar. Bahkan Syaiful pun sudah kembali bersekolah secara normal.
"Cuma jadi sering marah-marah, dan kalau marah dia diam saja, kita kan bingung," tandasnya.
Siswa SD Ditusuk Teman Sekelas
Syaiful Berubah Setelah Insiden Penusukan
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan