News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Warga Belanda Bakar Diri

Kedubes Belanda Belum Temukan Data Tentang Albert

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

foto copi paspor korban

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sampai saat ini identitas Warga Negara Belanda yang melakukan aksi bakar diri kemarin Jumat (4/5/2012) di depan kantor Kedutaan Besar Belanda untuk Indonesia di Kuningan, Jakarta Selatan belum diketahui jelas oleh Pihak Kedubes Belanda.

"Mereka (pihak Kedubes Belanda) belum menemukan data tentang mister Albert ini dalam catatan Kedubes," ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (5/5/2012).

Menurut Rikwanto, hingga saat ini pihak Kedubes Belanda masih mencari data-data terkait orang yang melakukan bakar diri tersebut.

"Pihak Kedutaan Besar Belanda masih mencari datanya mau ngapain, siapa dia, siapa keluarganya, kita belum tahu," ungkap Kabid Humas.

Nama Albert Johannis Cornelis tersebut menurut Rikwanto berdasarkan data-data yang ditemukan dari tas korban yang sudah setengah terbakar, tetapi untuk data resmi di Kedutaan Besar Belanda masih belum diketahui.

"Namanya ini kita dapatkan berdasarkan kartu identitas dalam tas yang sudah sebagian terbakar. Jadi bukan daftar nama di Kedubes," ungkapnya.

Sebelumnya, Albert Johannis Cornelis, seorang WN Belanda melakukan aksi bakar diri di depan kantor Kedutaan Besar Belanda untuk Indonesia, Kuningan, Jakarta Selatan.

Dari lokasi kejadian polisi menemukan dokumen-dokumen pasport dari tas yang dibawa korban, sebuah korek api gas yang diduga digunakan korban untuk bakar diri.

Tidak ada yang mengetahui bagaimana awalnya Albert melakukan aksi bakar diri, tiba-tiba saja korban berlari ke luar gedung arah Jalan Besakih, samping Kedubes, dengan tubuh sudah dalam keadaan terbakar kemudian terkapar di taman pembatas jalan.

Kemudian korban dibawa ke rumah sakit Medistra untuk mendapatkan perawatan, karena peralatan kurang memadai akhirnya korban dirujuk ke RSPP.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini