TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI menyayangkan sikap warga Jakarta yang seperti tak peduli apakah namanya sudah masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) atau belum. DPS ini nantinya akan dimutakhirkan untuk menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilukada DKI tahun ini.
Ketua Pokja Pendataan Pemilih KPU DKI, Aminullah, mengatakan pihaknya memang melakukan pemutakhiran data secara pasif. Yakni menunggu orang yang merasa namanya belum masuk dalam DPS untuk melapor ke kelurahan setempat atau posko yang dibuka KPU agar namanya masuk dalam daftar pemilih.
"Tetapi banyak warga yang apatis dan merasa pemilukada DKI ini tidak penting. Banyak yang tidak mengecek apakah namanya masuk atau tidak dalam daftar pemilih," ujar Amin, Selasa (8/5/2012).
Amin menuturkan pihaknya sebenarnya memaksimalkan sosialisasi DPS dengan membuka membuka posko-posko di tempat keramaian. Seperti Masjid Istiqlal, gereja Katedral, mal Tamini, kawasan Kota Tua, dan lainnya. Menurutnya setiap harinya ada sekitar 100 orang yang mendatangi posko untuk mengecek apakah namanya sudah masuk atau belum.
"Kalau belum terdaftar, bisa didaftarkan asal punya KTP. Kalau ada yang mau pindah TPS, juga bisa dilayani," jelasnya. Amin menambahkan, pihaknya masih menerima pendaftaran bagi warga yang merasa belum terdaftar di DPS hingga tanggal 18 Mei 2012 mendatang.
Banyak Warga Anggap Pemilukada Tidak Penting
Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Gusti Sawabi
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan