News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Suporter Tewas Di GBK

Bukti Tidak Harmonisnya Gubernur dengan Jakmania

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jenazah Ardi, pendukung Persija Jakarta yang tewas usai pertandingan Persija ve Persib, selesai menjalani otopsi di RSCM Jakarta, Senin (28/5/2012) dinihari Wib.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasangan Hendardji-Riza Patria menilai kematian suporter usai laga Persija versus Persib tidak dianggap hal yang biasa.

"Diluar negeri kematian suporter bahkan bisa membuat kompetisi diberhentikan untuk sementara waktu dan petinggi pemerintahan diwajibkan memberikan klarifikasi," kata tim sukses Hendardji-Riza, Alief Syachviar kepada Tribunnews.com, Senin (28/5/2012).

Menurut Alief, ulah suporter di wilayah Stadion Gelora Bung Karno, kemarin, membuktikan tidak adanya hubungan harmonis suporter dengan Gubernur DKI Jakarta selaku pembina Persija

"Kami dari tim Bang Adji bertekad akan memberikan perhatian dan pola pembinaan yang terkonsep untuk suporter JakMania," kata Alief.

Suporter Jakmania, ujar Alief merupakan warga Jakarta yang mendapat perhatian dan diberdayakan karena mereka kreatif dan punya toleransi tinggi.

"Kemarahan suporter juga bentuk kekesalan atas prestasi Persija yang tidak pernah juara dimasa Gubernur Fauzi Bowo," kata Alief.

Menurut Alief, hubungan suporter Jakmania dan Gubernur Jakarta itu ibarat anak dan Bapak. "Kalau anaknya nakal berarti bapaknya yang salah, minimal tidak pernah ada perhatian dari si Bapak," ujarnya.

Alief mengungkapkanĀ  kasus kematian suporter di Jakarta membuktikan kalau Jakarta sebaiknya kembali dipimpin gubernur dari kalangan militer. "Seperti era Ali Sadikin dan Bang Yos. Keamanan Jakarta tidak bisa dibuat main-main," tukasnya.

Ayo Klik:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini