News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilihan Gubernur DKI

Anggota KPPS Intimidasi Pemantau

Penulis: Y Gustaman
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas KPPS melakukan penghitungan suara di TPS 07 Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (11/7/2012). Hari ini pilkada DKI serentak digelar di seluruh wilayah Jakarta, dengan pilihan 6 pasang cagub dan cawagub. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi intimidasi harus diterima relawan Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) ketika memantau TPS 002 Pegangsaan (Kampung RCTI), saat meliput pencoblosan 11 Juli 2012.

Ironisnya, intimidasi itu datang dari anggota KPPS (Kelompok Panitia Pemungutan Suara) yang notabene sebagai penyelenggara pemilu. Mereka tak mau dikritik lantaran tak mau mencopot atribut kampanye di dekat TPS yang dijaganya.

"Masalah simpel. Ada atribut kampanye sekitar TPS. Relawan KIPP yang memantau, memotretnya. Ternyata anggota KPPS kurang berkenan dan meminta relawan kita menghapus dokumen pelanggaran," ujar Ketua KIPP Wahyu Dinata di Jakarta, Rabu (18/7/2012).

Intimidasi yang dilakukan anggota KPPS bukan saja meminta relawan untuk menghapusnya. Mereka bahkan sampai membuat lingkaran untuk memastikan relawan KIPP menghapus dokumen pelanggaran.

"Relawan sempat dikerumuni beberapa orang. Sempat ribut juga. Itu terjadi selama proses pencoblosan. Jadi dia menemukan ada kalender kandidat tertentu. Dia ditanya identitas dan segala macam," terang Wahyu.

Klik Juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini