News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilihan Gubernur DKI

Foke Sulit Menang Kalau Euforia Perubahan Berlanjut

Penulis: Y Gustaman
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Fauzi Bowo dan Joko Widodo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebagai partai pengusung pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dalam Pilgub DKI Jakarta, PAN yakin suara mereka dapat berubah dalam putaran kedua, dan mengalahkan pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama.

Optimisme itu disampaikan Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto pada diskusi 'Masih Patutkah Survei Politik Dipercaya?' yang digelar The Terang Institut di Hall Dewan Pers, Jakarta Pusat, Kamis (19/7/2012), merujuk karakteristik pemilih Jakarta yang cepat berubah.

"Tapi, kalau bicara peluang, sekarang ada euforia perubahan. Kalau euforia terus berlanjut, maka Foke sulit menang. Saat iniĀ  Foke bisa menang kalau trennya dibalik," ujar Bima sambil menerangkan bahwa tren yang dimaksud adalah opini publik.

Bima mengakui, kemenangan Jokowi-Ahok dalam putaran pertama karena didukung hak suara yang diberikan swing voters atau undecided voters.

Jika selama ini partisipasi mereka untuk perubahan Jakarta hanya di media sosial, kemarin mereka memberikan suaranya ke TPS.

Dari analisa Bima, Foke boleh saja sudah dekat dan akrab untuk pemilih kalangan bawah. Namun, jumlah swing voters yang berasal dari kelas menengah atas jumlahnya lebih besar.

Kelas menengah atas, tutur Bima, melek media lewat jejaring sosial, sehingga tercerahkan oleh opini media yang kini berpaling pada Jokowi-Ahok.

"Mereka kelas menengah atas dipengaruhi media informasi dan opini publik. Kemarin Foke kalah tidak dapat dukungan opini publik. Ke depan kejutan makin terjadi, dan itu sangat tergantung pencitraan," tutur Bima. (*)

BACA JUGA

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini