TRIBUNNEWS.COM JAKARTA--Kejadian yang menimpa Darsan Sutrisna pengemudi mobil Mercy yang menabrak tiga orang di Bundaran HI dini hari tadi (23/07/2012), membuat keluarga syok dan tidak mau berkomentar apapun.
Menurut info yang diterima Tribunnews.com dari lingkungan sekitar, Darsan pria kelahiran 09 September 1981 ini merupakan pengusaha kain, Darsan memiliki beberapa toko kain di Jakarta dan Bandung.
Saat menyambangi rumah yang beralamat di Jalan Tampak Siring Indah No 31, Kelapa Gading, Jakarta Utara tersebut, Tribunnews.com di sambut oleh seorang pembantu rumah tangga, ketika meminta izin untuk bertemu pihak keluarga.
Pembantu rumah tangganya tersebut mengatakan jika majikannya tidak mau diganggu karena baru saja pulang dan ingin beristirahat.
"Maaf, tidak diizinkan untuk masuk, karena ibu tidak ingin diganggu,"kata wanita yang mengaku sebagai pembantu rumah tangga keluarga Darsan (23/07/2012).
Ketika hendak mewawancarai tetangga sekitar rumah Darsan, mendadak dua orang keturunan India seperti yang diberitakan bahwa Darsan merupakan pria keturunan India, keluar dari rumah besar bergaya minimalis tersebut.
Terlihat, wanita paruhbaya berusia sekitar 50 tahun, dan seorang pria muda berusia sekitar 27 tahun melarang untuk mewawancarai tetangganya.
"Sudah cape. Tidak ada wawancara lagi, apa-apaan, semua sudah selesai, " kata wanita paruhbaya itu.
Senada dengan wanita paruhbaya tersebut lelaki yang dipanggil Rajesh juga melarang Tribun untuk mewawancarai siapapun terkait kejadian yang dialami oleh keluarganya Darsan.
"Sudah capek, dari pagi sudah terlalu banyak wawancara, semua urusannya sudah selesai," katanya dengan nada tinggi sambil mengusir dari kompleknya.
Wanita paruhbaya tersebut mengancam memanggil petugas satpam untuk mengusir wartawan yang datang. Selain itu pria yang di duga bernama Rajesh tersebut menyuruh untuk menghapus foto yang telah diambil oleh fotografer Tribun.
"Itu foto-foto yang sudah diambil jangan dimuat atau hapus saja,"ujarnya.
Baca tanpa iklan