News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilihan Gubernur DKI

Kader PDIP Diminta Tetap Santun Dukung Jokowi-Ahok

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Fauzi Bowo dan Joko Widodo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Perjuangan (DPP PDIP) Puan Maharani, mengaku prihatin atas isu suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA) di antara Joko Widodo dan Fauzi Bowo.

Ditemui di kediaman Ketua MPR Taufik Kiemas di Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Sabtu (4/8/2012), Puan berharap pada Pilgub DKI putaran kedua, semua pihak dapat bertindak sesuai peraturan.

"Lebih baik dalam putaran kedua kita lakukan yang fair. Perbuatan dan perkataan yang sama. Jangan kita black campaign. Kita berkompetisi secara baik, jujur, adil. Biarkan rakyat DKI memilih pilihannya tanpa intervensi," ujar Puan.

Putri mantan Presiden Megawati Soekarnoputri pun sempat mengimbau kader-kader PDIP, agar tetap santun dan beretika dalam mendukung pasangan Jokowi-Ahok.

Puan percaya, Badan Pengawas Pemilu dapat menyelesaikan masalah ini. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pun, menurutnya memberi imbauan serupa, agar kader PDIP tetap menjaga keamanan dan ketertiban Pilgub DKI putaran kedua.

"Kami tetap menahan diri, kan mau Lebaran. Kami lebih baik ibadah saja lah," cetus Puan.

Mengenai kasus Rhoma Irama, salah satu pendukung Foke yang kedapatan memberi ceramah berbau SARA, telah dilaporkan ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta, Puan menyayangkan hal tersebut.

"Itu kan menghasut sebagian masyarakat yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya," paparnya. (*)

BACA JUGA

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini