TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Pelaku kejahatan mengumbar tembakan terjadi selama dua hari, Sabtu (4/8) dan Minggu (5/8) di wilayah Jakarta Timur, dan memakan korban luka.
Pada Minggu (5/8) sekira pukul 18.45, pencuri sepeda motor bersenjata api melepaskan tembakan di Jalan Olahraga RT 10/5, Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur, saat aksinya kepergok pemilik sepeda motor. Saat itu, dua pria tertangkap basah hendak mencuri sepeda motor Yamaha Mio B 3206 TUA.
Tindakan itu menyebabkan tiga warga terluka, yakni Suryadi (26), pemilik motor. Dia terluka di dada kiri. Kemudian, Lili Afandi (45), kakak Suryadi, yang terkena tembakan di perut bagian kiri, serta Padan Sembiring (42), warga sekitar, luka terserempet peluru di perut kiri. Ketiganya dilarikan ke RS Polri Sukanto, Kramatjati, Jakarta Timur. Sementara dua pelaku gagal membawa sepeda motor Yamaha Mio milik Suryadi.
Abdul Rojak (30), salah seorang saksi mata, mengungkapkan, saat itu motor milik Suryadi diparkir sejauh 10 meter dari depan rumahnya. Awalnya Yati, adik Suryadi melihat dua pria sedang mengutak-atik motor itu. Seorang di antaranya mengendarai sepeda motor sambil berjaga-jaga. “Yati lalu bilang ke Suryadi. Dan Suryadi menghampiri pelaku,” kata Rojak.
Saat itu pelaku sudah berhasil merusak kunci kontak motor dan menyalakan sepeda motor Suryadi. “Tapi pelaku tidak menyadari kalau ban depan motor yangmau dicuri digembok,” kata Rojak. Sadar aksinya kepergok, seorang pelaku melepaskan tembakan ke arah Suryadi.
Menurut Rojak, sebelum melepaskan tembakan, korban sempat berkelahi dengan pelaku. “Korban didorong sampai jatuh. Lalu Pelaku mundur sambil mengeluarkan pistol,” kata Rojak.
Rojak menjelaskan saat itu pelaku bilang ke pelaku agar jangan mengejarnya sambil menodongkan senjata api. Dua pelaku, kata Rojak mengenakan helm full face dan menggunakan jaket berwarna hitam. Pelaku melarikan diri ke arah Jalan Raya Condet dengan sepeda motornya. Pelaku gagal menggasak sepeda motor korban.
“Tidak ada warga yang berani mengejar pelaku, dan mereka bergegas menolong korban,” kata Rojak.
Rojak tak dapat memastikan berapa kali pelaku melepaskan tembakan ke arah korban. Namun yang jelas, tiga orang menjadi korban luka atas peristiwa tersebut.
Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Timur, Ajun Komisaris Besar Dian Perri, menjelaskan, pihaknya masih mendalami kasus ini. Menurut Dian, hanya satu korban yang benar-benar terkena tembakan peluru. Sementara dua korban lainnya adalah terkena serpihan atau pecahan peluru.
Sehari sebelumnya, satu dari empat penjahat jalanan juga melepaskan tembakan di Kawasan Industri Pulogadung, Jalan Raya Pulogadung, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (4/8) sekitar pukul 20.00.
Akibat aksi penjahat itu, seorang warga, yakni Arif Nurdianto (33), mengalami luka tembak di punggungnya. Atas kejadian itu Arif yang warga Cakung, Jakrta Timur, itu harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Harapan Jayakarta, Pologadung, Jakarta Timur.
Penembakan itu terjadi Arif mendapati sepeda motor Yamaha Vixion milik adiknya yang hilang dan dikendarai pria tak dikenal.
Berita lain:
Baca tanpa iklan