News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilihan Gubernur DKI

JK: Peluang Ada di Jokowi

Editor: Gusti Sawabi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan Wakil Presiden sekaligus Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla diwawancarai di Gedung DPR/MPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Selasa (17/7/2012).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Mantan wakil presiden RI, Jusuf Kalla, menilai calon gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo atau Foke, tidak memenuhi kriteria sebagai seorang gubernur Jakarta yang baik. Menurutnya, Foke jarang mau mendengar pendapat dari orang lain, termasuk bawahannya ataupun rakyat yang merupakan atasannya.

"Jakarta butuh perubahan. Jakarta butuh orang yang paham dan mau mendengarkan orang lain. Pak Foke jarang mendegar orang lain," ujar Jusuf Kalla di sela waktu berbuka puasa di rumah anaknya di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Minggu (05/08/2012).

Kalla mengatakan, Jakarta butuh gubernur yang bersungguh-sungguh bekerja. Gubernur Jakarta, menurutnya, harus orang yang dapat memahami dan mampu mendengarkan rakyat, pembantunya, dan ahli.

Menurut Kalla, peluang dari pemimpin Jakarta justru ada dalam diri Joko Widodo atau Jokowi. Ia menilai peluang Jokowi untuk memenangi pemilihan kepala daerah DKI Jakarta putaran kedua lebih besar dibandingkan Foke. "Yang dapat suara 40-an persen (Jokowi) tentu lebih berpeluang menang dari yang 30-an persen," ujarnya.

Mengenai kampanye bermuatan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang dilakukan di rumah ibadah, Kalla menyatakan hal itu tidak layak dan bijak dilakukan. Ia berpendapat agama tidak boleh dipakai untuk kampanye, apalagi hal tersebut kampanye negatif. Secara undang-undang dan dalam ajaran agama, isu SARA tersebut dilarang karena dapat menimbulkan kerusuhan dan menyemai kebencian atas umat beragama tertentu.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini