TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi perampasan sepeda motor bermodus pelaku yang mengaku sebagai anggota Polri, terjadi di Jalan Raya Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (18/8/2012) sekitar pukul 16.00 WIB.
Aksi itu menimpa seorang karyawan bengkel motor bernama Rahman (22), yang juga penyandang tunawicara.
Peristiwa bermual saat Rahman diminta membeli bensin oleh atasannya, dengan mengendarai Suzuki Thunder B 6077 TJH milik atasannya.
Belum jauh meninggalkan bengkel, di Jalan Utan Kayu Raya, Rahman dipepet seorang pria yang mengendarai sepeda motor.
Pria yang mengenakan masker mengaku sebagai anggota Polri, dan meminta Rahman menepi serta menunjukkan surat-surat kelengkapan.
Rio Manik (29), pemilik bengkel sepeda motor tempat Rahman bekerja, kepada Tribun menuturkan, karena tidak bisa menunjukkan surat, sepeda motor pun diambil pelaku.
Lantas, korban dibonceng hingga kawasan Megaria, Jakarta Pusat. Selama perjalanan, pelaku yang membawa sebilah golok di pinggangnya terus mengintimidasi korban, karena tidak bisa menunjukkan surat-surat.
"Di Megaria, Rahman di lepas, disuruh naik ojek. Sepeda motor itu dibawa sama pelaku," ungkap Rio yang juga kontributor berita di RCTI.
Uang tunjangan hari raya (THR) Rahman sebesar Rp 1,2 juta, juga digondol pelaku. Ditemani Rio, Rahman kemudian melaporkan kasus itu ke Mapolsek Metro Matraman. (*)
BACA JUGA
Baca tanpa iklan