News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Listrik Bandara Soetta Padam

Kekacauan Penerbangan di Bandara Soetta Ramai di Twitter

Editor: Dahlan Dahi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ratusan penumpang memadati terminal keberangkatan 1B Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, Sabtu (18/8/2012). Sehari sebelum lebaran, arus keberangkatan domestik dari Bandara Soekarno-Hatta kebeberapa daerah di Indonesia terus meningkat. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Padam pasokan listrik ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Minggu (16/12/2012) mengakibatkan puluhan jadwal penerbangan terganggu.

Listrik padam karena Unit Power Supply (UPS) di bandara mati. Radar bandara pun sempat terganggu.

TRIBUNnews.com sebelumnya memberitakan, listrik padam di Bandara Soetta sekitar pukul 16.55 WIB. Matinya UPS mengakibatkan instalasi radar yang berguna mengatur komunikasi dengan pesawat yang mendarat dan lepas landas jadi terganggu.

Dirjen Perhubungan Kementerian Perhubungan langsung meninjau lokasi. Maskapai penerbangan kerepotan karena harus menjadwal ulang puluhan penerbangan. Lion Air dilaporkan mengalami gangguan pada sekitar 50 penerbangan (flight) ke Bandara Soetta. Belum termasuk yang terbang dari bandara tersibuk di Indonesia.

Di situs jejaring sosial Twitter, masalah padamnya lampu dan radar yang sempat mengalami gangguan sempat memancing 'kicauan' yang mencemaskan. Antara lain:

* Bandara Soekarno-Hatta bandara terbesar & tersibuk di Indonesia melayani lebih dari 20 juta penumpang, dan radarnya enggak berfungsi???

* Serem banget. Dear Lord, please protect all the flights

* oh, how more dangerous my country could be?

* Duh.. Kembali ke jaman flinstones.

* This is ALL flights! Been down since 5pm. Lion alone has 50 flights delayed! (*)

Lihat Juga: Lampu Bandara Soetta Padam, Jadwal Penerbangan Kacau


Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini