News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Elit Politik Harus Kembali ke Budaya Idealistik

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Kebudayaan elit politik di Indonesia merupakan kebudayaan yang dinafasi oleh hiper pragmatisme.

Sifat negatif itulah yang merajai di kalangan elit sehingga apapun yang kekuatan yang dimiliki dari kognisi atau dari bidangnya dipergunakan untuk mengejar matrealisme. Sialnya, itu menurun hingga ke jajaran bawah masyarakat.

Untuk melawan budaya materialisme tersebut, harus harus lebih menggunakan kebudayaan yang bersifat idealistik.

"Bagaimana kita itu membuat manusia sebagai insan yang berkesenian. Melatih mereka memberikan ruang untuk mejadi manusia yang estetik. Sehingga kemanusiaan itu terbangun dan itu melawan kecenderungan yang bersifat pragmatik tadi yang bersifat temporer," ujar Radhar Panca Dhahana, di diskusi Refleksi Akhir Tahun 2012 dengan tema 'Integritas Nasional dalam Bayang-Bayang Kerapuhan Budaya Bangsa', di Megawati Institute, Jakarta, Rabu (19/12/2012).

Untuk mengubah pola tersebut, para pemimpinlah yang harus menjadi lokotif. Sebab masyarakat Indonesia butuh budaya patronalistik.

"Apa yang dilakukan elit itu yang akan dilakukan bawahannya. Begitu kelas atas mengambil limited edition nokia, kelas atasnya mencari nokia semua. Yang aslinya.," kata Radhar mencontohkan.

Pemerintah bisa berkontribusi memberikan sarana, prasarana memberikan infrastuktur dan berkontribusi agar kebudayaan kita berlangsung dengan baik.

Klik:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini