TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi menciduk 111 pengamen jalanan dan preman di 10 wilayah Jakarta Timur, dalam Operasi Pekat Jaya Polres Jakarta Timur, Kamis (3/1/2013).
“Ini Operasi Pekat Jaya yang kedua dilakukan, hasilnya cukup memuaskan,” kata Kapolres Jakarta Timur Kombes Mulyadi Kaharni, di Mapolres Jakarta Timur, Jalan Matraman Raya, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (3/1/2013) dini hari.
Mulyadi menjelaskan, operasi bertujuan memberikan kenyaman bagi masyarakat, khususnya warga Jakarta Timur. Menurutnya, dalam beberapa kasus kejahatan yang terjadi belakangan, berawal dari keberingasan para preman dan pengamen.
Kombes Mulyadi menuturkan, saat penangkapan pertama, pihaknya mengamankan 113 preman dan pengamen dikawasan yang sama. 45 orang di antaranya yang tidak memiliki tanda pengenal, langsung dibawa ke Dinas Sosial, Cipayung.
“Kali ini ada 38 orang yang tidak memiliki KTP, langsung kami kirim untuk dibina,” jelasnya kepada Tribunnews.com. (*)
Baca tanpa iklan