TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo membantah bahwa peninggian separator busway tidak efektif. Menurutnya peninggian jalur 'sakral' bus TransJakarta itu cukup efektif menahan kendaraan pribadi masuk sembarangan.
"Ya kalau tidak seperti itu ya lebih lagi. Bisa buswaynya masuk ke jalan, bisa mobilnya masuk ke busway, bisa ada yang ketabrak," ujar Joko Widodo di Balaikota, Jakarta, Senin (4/2/2013).
Joko Widodo yang sering disapa Jokowi mengatakan, ada tiga permasalahan mengenai busway. Pertama yakni soal sterilisasi jalur busway, jumlah bus yang perlu ditambah dan menyediakan jalur tambahan bagi Busway agar bisa menyalip.
"Kalau ketiga itu terpenuhi, maka akan keliatan," ucap Jokowi.
Terlepas dari tiga persoalan busway, mantan Walikota Solo ini juga mengimbau kepada warga DKI agar menghormati jalur busway yang dilalui khusus bagi Bus TransJakarta dan bus yang terintegrasi di dalamnya.
"Ya sampaikan kepada masyarakat kalau itu berbahaya dan melanggar," tutur Jokowi.
Jokowi: Separator Ditinggikan Masih Melanggar, Apalagi tidak
Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan