TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo tidak hanya meresmikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) bereskalator pertama di halte Saint (St) Carolus, Jalan Salemba, Jakarta Pusat, tetapi juga meresmikan Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus TransJakarta (APBT).
"Saya resmikan peluncuran bus APTB," ujar Joko Widodo di terminal Rawamangun, Jakarta, Rabu (6/3/2013).
Usai meresmikan, Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi ini langsung menjajal bus APTB jurusan Bogor-Jakarta yang telah ngetem di terminal Rawamangun.
Perjalanan dilakukan dari Rawamangun menuju halte busway Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Seperti diketahui, APTB Rute Bogor – Rawamangun memiliki jarak tempuh sekitar 52 Km yang terintegrasi dengan Busway Koridor IV (Pulogadung–Dukuh Atas) dan Koridor IX (Pinangranti – Pluit).
Operatornya adalah PT. Sinar Jaya Megah Langgeng dimana pada tahap awal ini menjalankan armada bus sebanyak 10 unit.
Seperti APTB lainnya, bus ini melayani direct service, sehingga bisa masuk ke dalam jalur Transjakarta, dan bisa menaikkan dan menurunkan penumpang dari dan ke halte Transjakarta.
Spesifikasi bus yang dipakai oleh Transjakarta Busway, yaitu bus besar kapasitas 85 penumpang yakni 35 duduk, dan 50 berdiri, high deck atau lantai tinggi, dan posisi tempat duduk berhadapan.
Dengan beroperasinya APTB ini, maka ada lima APTB yang sudah beroperasi di Jabotabek. Empat lainnya yakni Pulogadung – Bekasi, Poris Plawad – Grogol, Ciputat – Kota, dan Cibinong – Grogol.
Baca tanpa iklan