TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya segera berkoordinasi dengan Densus 88, untuk mengungkap jaringan teroris yang merampok Toko Emas Terus Jaya, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (10/3/2013) lalu.
"Kami segera berkoordinasi dengan Densus 88 untuk melacak, satu pelaku jaringan teroris ini masuk kelompok mana," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Putut Eko Bayuseno di Mapolda Metro Jaya, Jumat (15/3/2013).
Putut mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, anggotanya baru bisa memastikan satu pelaku perampokan toko emas terlibat jaringan teroris. Namun, masuk jaringan mana, masih belum diketahui.
"Yang sudah pasti ada satu pelaku jaringan teroris. Pelaku lainnya masih belum tahu. Tapi, tidak menutup kemungkinan masuk jaringan teroris juga. Makanya kami koordinasi dengan Densus 88," tutur Putut.
Putut menambahkan, dari tujuh tersangka yang berhasil diringkus, tiga di antaranya sudah meninggal dunia, dan empat lainnya masih hidup. Keempat tersangka masih dibawa ke lapangan untuk pengembangan kasus. (*)
Baca tanpa iklan