News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jokowi Bantah Bantuan Operasional Pendidikan Dihapus

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Gusti Sawabi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menyerahkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) kepada siswa SMA dan SMK di SMA Yappenda, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (1/12/2012). Tahap pertama, Pemprov DKI Jakarta membagikan Kartu Jakarta Pintar kepada 3.046 Siswa SMA dan SMK, yang bisa langsung dipergunakan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nicolas Timothy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo membantah Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dihapus atau dihilangkan.

Di Balai Kota, Jakarta, Kamis (21/3/2013) Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi menegaskan, pihaknya tidak mencabut BOP, namun hanya diperbaiki sistemnya.

"Itu hanya mengubah sistem saja. Sistemnya saja yang diperbaiki yang dibenahi bukan dihilangkan," kata Jokowi

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama beberapa waktu lalu mengatakan akan mengubah sistem pendidikan dengan mengkaji BOP bagi siswa yang tidak mampu untuk dicabut.

Pria yang akrab disapa Ahok ini mengatakan pertimbangan penghapusan BOP ini agar Pemprov DKI Jakarta bertindak adil, bahwa setiap siswa yang bersekolah di swasta maupun negeri diwajibkan membayar uang sekolah.

"BOP-nya kami cabut, sehingga bayarnya melalui KJP (Kartu Jakarta Pintar). Siswa yang tidak mampu, akan kami berikan KJP untuk bayar, ini baru adil," tutur Ahok.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini