TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan bagaimana ia mengambil konsep Night Market Ngarsopuro alias pasar malam di Jalan Ngarsopuro, Solo, Jawa Tengah.
"Saya meniru di Taiwan, manajemen dan penutupan jalannya," ujar Jokowi, Sabtu (18/5/2013).
Jokowi yang juga pernah menjabat sebagai Wali Kota Solo menuturkan, pagelaran Pasar Malam Ngarsopuro pun bisa diadopsi di DKI Jakarta.
Menurutnya, lokasi yang tepat digelar pasar malam seperti di Solo adalah Jalan Sabang, Jakarta Pusat.
"Jalan Sabang itu menarik, akan menjadi seperti apa nantinya," ucap Jokowi.
Pasar Malam Ngarsodipuro merupakan penggabungan pedagang kaki lima (PKL) yang menjual pernak pernik, pakaian, sampai makanan. Tujuan digelarnya pasar malam ini, salah satunya untuk mengembangkan usaha mikro atau usaha kecil. Jokowi pun meminta semua pengusaha mikro di Solo ikut berpartisipasi.
Bahkan, Pasar Malam Ngarsopuro juga menyediakan panggung untuk pagelaran seni tradisional Jawa Tengah, yaitu Kethoprak. Pasar malam ini hanya dibuka pada Sabtu dan Minggu. (*)
Baca tanpa iklan