News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ini Saran Australia Soal Bus TransJakarta

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas mengisi bahan bakar gas ke armada TransJakarta, di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Eco Station baru di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (16/5/2013).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjelaskan, pertemuannya dengan pihak Australia AID (AusAID) kemarin malam, membicarakan transportasi umum di Jakarta.

Perbincangan kedua pihak mengenai penambahan bus, khususnya Bus TransJakarta yang rencananya ditambah sebanyak 1.000 unit.

"Dia kasih masukan. Jadi, dia kasih tahu bagaimana bisa menambah bus jadi banyak," ujar Basuki di Balai Kota, Jakarta, Selasa (21/5/2013).

Basuki menjelaskan, menurut AusAID, penambahan Bus TransJakarta harus diiringi penambahan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG), sebagai bahan bakar Bus TransJakarta.

Basuki menuturkan, AusAID menilai pengintegrasian bus sedang seperti Kopaja masuk ke jalur busway, tidak tepat.

"Kamu jangan mengintegrasikan Kopaja ke dalam, karena makin pendek jumlahnya. Harusnya di jalur itu cukup besar," papar Basuki.

Menurut Basuki, AusAID mendukung langkah Pemprov DKI menjadikan TransJakarta sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), agar dapat dikelola dengan maksimal.

"Mereka menyarankan TransJakarta menjadi BUMD, karena ini adalah bisnis yang besar. Supaya dikelolanya lebih leluasa," terangnya. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini