News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Polisi Sarankan Mahasiswa dan Wartawan Membuat Laporan

Penulis: Eri Komar Sinaga
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sejumlah mahasiswa dari Universitas Trisakti melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Minggu (12/5/2013). Mereka menuntut pemerintah menuntaskan pelanggaran HAM pada 12 Mei 1998.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolres Jakarta Pusat Komisaris Besar AR Yoyol mengatakan, polisi tidak menahan pengeroyok kontributor Sindotv di depan Istana Negara, sore tadi.

Tidak adanya pihak yang ditahan, kata Yoyol, karena kedua belah pihak merasa dirugikan, sehingga disuruh untuk membuat laporan.

"Enggak ada yang diamankan. Tadi ada rekan wartawan kena pemukulan. Dari peristiwa tadi, ada rekan wartawan dan mahasiswa yang dipukul. Makanya dua-duanya kami suruh membuat laporan," ujar Yoyol saat memberikan keterangan pers di Lapangan Monas, Jakarta, Rabu (22/5/2013).

Yoyol pun menyarankan bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan, segera membuat laporan ke Polda Metro Jaya. Sebelumnya, sejumlah wartawan bentrok dengan mahasiswa Universitas Trisakti yang berdemo di depan Istana Negara, terkait tragedi 12 Mei 1998.

Diduga, saat itu terjadi beda pendapat antara mahasiswa Trisakti yang berbeda fakultas. Saat itu, pelaku pemukulan meminta agar media jangan meliput, dengan nada keras. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini