TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Muhammad Ardinal, mahasiswa Trisakti yang diduga pelaku pemukulan wartawan Sindo TV, Sukron, saat demo Mahasiswa Trisakti di Istana Negara, Rabu (22/5/2013) sore ternyata bukanlah anak Jenderal seperti pengakuannya.
Mahasiswa Fakultas Hukum itu ternyata anak Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur, Abdul Karim. Dan saat dikonfirmasi kebenarannya, Abdul Karim juga tidak mengelak jika Ardinal anak kandungnya.
"Dia memang anak saya, benar kuliah di Universitas Trisakti, Fakultas Hukum. Dan tinggal mengerjakan skripsi saja," ucap Abdul Karim saat dihubungi wartawan, Kamis (23/5/2013).
Abdul Karim juga mengaku sama sekali tidak mengetahui apabila anak keduanya itu tersangkut masalah hukum. Ardinal sendiri juga tidak menceritakan hal itu kepada Abdul Karim, yang dulu pernah menjabat sebagai Kasudin Damkar Jakarta Barat.
Saat dikonfirmasi ketika pemukulan Ardinal mengaku anak seorang Jenderal. Abdul Karim menjelaskan memang Ardinal mempunyai bapak angkat yang berpangkat tinggi di Kepolisian.
"Jadi dia ini memang ada papa angkat petinggi polisi, dia diangkat anak. Salah satu anggota Polisi tapi bukan TNI, jabatannya ya lumayan. Kalau enggak salah Papa angkat itu sedang sekolah di Amerika," kata Abdul Karim.
Bapak Angkat Ardinal Seorang Petinggi Polisi
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan