News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Naik Angkot Tarif Tak Sesuai, Lapor ke 021-3457471

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sopir mikrolet melakukan aksi memprotes penetapan tarif baru yang telah diputuskan oleh Pemprov DKI Jakarta.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sopir angkutan umum di DKI Jakarta masih mengeluh permasalahan tarif angkutan umum belum terselesaikan. Padahal, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo yang secara resmi menandatangani Surat Keputusan kenaikan tarif angkutan umum (angkot) pada Kamis (11/7/2013) malam.

Para sopir merasa, kenaikan tarif yang baru diumumkan masih dianggap tak sesuai dari yang diharapkan para pengemudi.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Mirza Ariyadi mengatakan, jika menemukan sopir angkutan umum yang 'nakal', menaikkan harga tidak sesuai dengan aturan pemerintah bisa diadukan melalui dua cara ini.

"Jika menemukan petugas kami di terminal, laporkan. Catat nomor polisi dan jenis angkutannya terus langsung adukan saja ke kami," kata Mirza saat ditemui di acara sosialisasi kenaikan tarif angkutan baru di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Jumat (12/7/2013).

Dikatakan Mirza, selain itu penumpang juga dapat menghubungi call center Dishub di nomor 021-3457471. Laporan yang masuk akan ditindaklanjuti oleh petugas Dishub.

"Kalau terbukti akan kita kenakan sanksi," lanjutnya.

Berdasarkann keputusan gubernur, berikut rincian kenaikan tarif kendaraan umum:

Angkutan ekonomi non AC:

- Bus kecil (mikrolet) dari semula Rp 2.500 menjadi Rp 3.000 pada 14 km pertama selanjutnya dikenakan kenaikan Rp 500-Rp 1.000

- Bus sedang (Metromini dan Kopaja) dari Rp 2.000 menjadi Rp 3.000,

- Bus besar reguler (Mayasari dan PPD) dari Rp 2.000 menjadi Rp 3.000.

- Tarif TransJakarta tidak mengalami kenaikan sehingga masih sama seperti sebelumnya Rp. 3.500.

Angkutan bus AC:

- Bis besar seperti Mayasari bakti dan Bianglala, yang awalnya Rp 6.000 menjadi Rp 7.000.

- Kopaja AC dari Rp 5.000 menjadi 6.000.

- Angkutan APTB yang ditetapkan kenaikan tarifnya yakni yang berjarak maksimum 30 km, dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.000.

Yang termasuk di dalamnya:
APTB Bekasi-Tanah Abang, Bekasi- Bundaran HI, Bekasi-Pulogadung, Ciputat-Kota, Poris Plawad-Tomang,

Sedangkan APTB yang jarak tempuhnya di atas 30 km, lagi-lagi tarifnya diserahkan pada mekanisme pasar, namun Dinas Perhubungan meyakini:

- Cibinong-Grogol 50 km paling tinggi bisa naik dari Rp 10.000 menjadi Rp 12.000

- Bogor-rawamangun 60 km paling tinggi bisa naik dari Rp 12.000 menjadi Rp 13.500

Kenaikan untuk taksi:

- Taksi yang menggunakan tarif atas seperti Blue Bird, White Horse yang semula Rp 6.000 menjadi 7.000. Kemudian untuk kilometer selanjutnya yang semula hanya Rp 3000 menjadi Rp 3600.

- Tarif yang menggunakan tarif bawah, yang sebelumnya Rp 5.000 menjadi Rp 6.000.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini