News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ibu Dimutilasi Anak

Pemuda Memutilasi Jenazah Sang Ibunda, Ini Penyebabnya

Editor: Agung Budi Santoso
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Inilah rumah ditemukannya korban mutilasi di Danau Mahalona, Bendungan Hilir sudah dipasangi garis polisi, Minggu (14/7/2013)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Warga Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, berinisial S (40), memutilasi ibunya, SA (80), setelah SA meninggal dunia karena sakit.

S melakukan itu karena tidak tahu harus berbuat apa terhadap jenazah ibunya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan, Minggu (14/7/2013), berdasarkan pemeriksaan sementara terhadap S dan kakaknya, B.

"Hasil interogasi, ibunya sakit dan terjatuh beberapa hari lalu, kemudian meninggal," ujarnya melalui pesan singkat, Minggu.

"Tapi karena tidak ada yang mengurus, mayat membusuk dan keluar ulat sehingga dipotong dan dipisahkan daging dan tulangnya, dimasukkan ke karung," lanjut Herry.

Herry menambahkan, S berencana menguburkan potongan tubuh SA di halaman rumah, tetapi B telanjur datang.

B datang ke rumah SA pada Sabtu (13/7/2013). Karena lebih dulu bertemu S, B bertanya kepada S mengenai keberadaan ibu mereka.

S, yang menurut warga punya masalah kejiwaan, menjawab bahwa SA sudah meninggal, tetapi diam ketika B bertanya di mana makamnya.

"Di rumah, B ketemu adiknya, S. Ditanya, ibu ke mana, dijawab S, meninggal. Ditanya lagi, di mana kuburnya, S lalu tidak menjawab," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto.

B lantas pergi ke rumah Ketua RT Yusbianto dan sejumlah warga untuk mendapatkan keterangan soal keadaan ibunya.

Yusbianto dan warga mengatakan bahwa sejauh mereka tahu, SA masih hidup.

Bersama Yusbianto dan warga, B kemudian memeriksa rumah SA.

Di salah satu kamar, mereka mendapati tengkorak, tulang belulang, dan daging manusia.

B melaporkan hal itu ke Polsek Tanah Abang pada Minggu (14/7/2013).

Tak lama kemudian, polisi datang.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini