News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pihak Commuter Ganti E-Tiketing karena Banyak Kehilangan

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang petugas tengah membantu penumpang krl dengan menggunakan kartu tiket KRL di stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Kamis (23/5/2013). (Warta Kota/Adhy Kelana)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT. KAI Commuter Jabodetabek mengganti kartu elektronik (e-ticketing) dengan Tiket Harian Berjaminan (THB). Hal tersebut dilakukan karena banyak e-tikecting yang tidak dikembalikan setelah dipergunakan penumpang.

Menurut Direktur Utama PT. KAI Commuter Jabodetabek, Tri Handoyo, bahwa pergantian tersebut sudah melalui evaluasi dari penerapan e-ticketing.

"E-ticketing ekonomi dihapus, karena banyaknya kartu yang hilang. Akibatnya pihak kami merugi hingga Rp. 4 miliar," kata Tri kepada wartawan di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Senin (5/8/2013).

Pada Tiket Harian Berjaminan (THB), terang Tri, penumpang Commuter Line yang ingin membeli tiket harus menjaminkan uang atau THB senilai Rp 5000 disetiap pembelian tiket.

"Namun ada dua biaya yang harus dibayar, yakni tarif sesuai jumlah stasiun yang akan dilewati dengan uang jaminan Rp 5000," kata Tri.

Namun, uang jaminan tersebut kata Tri, dapat diambil kembali (Refund) di stasiun tujuan. Karena itu, uang jaminan tersebut tidak hilang selama pengguna mengembalikan teket.

Lebih lanjut, Tri mengatakan, jika kartu tersebut tidak langsung dikembalikan, uang tersebut tidak langsung hangus. Sebab, uang jaminan tersebut, mempunyai masa tenggang selama tujuh hari.

"Namun jika melewati masa 7 hari maka, uang jaminan pada tiket hangus dan kartu tidak dapat digunakan lagi," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini