News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Anggota DPR: Jokowi Jangan Jadi Tukang Tampung Monyet

Penulis: Ferdinand Waskita
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pawang topeng monyet Apung (tengah) beserta monyetnya bernama Acil berhasil diamankan saat razia yang dilakukan Suku Dinas Peternakan dan Perikanan bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Timur di lampu merah Penas, Jakarta Timur, Selasa (22/10/2013). Dari razia kali ini petugas berhasil mengamankan seekor monyet beserta seorang pawangnya, kemudian monyet ini akan dilepas di Kebun Binatang Ragunan. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengeluarkan keputusan untuk menertibkan pertunjukkan topeng monyet. Hal itu pun mendapatkan tanggapan dari Anggota Komisi X DPR Nurul Qomar.

Menurut Qomar, topeng monyet merupakan suatu kesenian Indonesia.

"Jangan begitu, itu kan kekayaan kita, dan itu kan kesenian kita, kebudayaan. Sebaiknya mereka dilokalisir atau ditempatkan di beberapa tempat wisata," kata Qomar di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (24/10/2013).

Ia juga tidak setuju bila monyet tersebut akan diganti dengan uang oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakrta. Sebab akan berdampak luas bila putusan itu dijalankan.

"Jangan dibeli monyetnya, dampaknya nanti banyak orang ternak monyet terus jual monyetnya ke Jokowi. Nanti Jokowi jadi tukang tampung monyet," kata Politisi Partai Demokrat itu.

Seharusnya, kata Qomar, Pemprov DKI dapat mengorganisir, melokalisir, dan menempatkan topeng monyet di beberapa destinasi wisata.

"Ini tugas Jokowi. Jadi nilai manusiawinya tetap ada, persoalannya kan bukan pada monyetnya tapi pada manusia di belakang monyet itu," ujarnya.

Qomar juga menyarankan agar Jokowi membentuk tim khusus untuk menertibkan topeng monyet. Saran lainnya adalah membuat komunitas topeng monyet.

"Supaya mereka tampil tidak di banyak tempat, tapi di lokasi-lokasi wisata, dan orang yang mau melihat topeng monyet bisa datang ke tempat-tempat wisata," imbuhnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini