News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dalam Sistem BPJS, Pemprov DKI akan Talangi 2,3 Juta Warga Jakarta

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Direktur Utama PT.Askes, Fachmi Idris (kiri) bersama Direktur Tresuri &FI; BNI, Adi Setianto saat acara penandatanganan kerjasama pengelolaan dana, pemanfaatan produk dan pelayanan jasa perbankan, di kantor pusat Askes, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2013). Kerjasama ini untuk mengoptimalkan pelaksanaan sistem jaminan sosial nasional (SJSN) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) pada tahun 2014 mendatang karena sistem pembayaran, pengelolaan keuangan, dan investasi BPJS kesehatan akan menggunakan pelayanan perbankan. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Laporan Wartawan TRIBUNnews.com, Nicolas Timothy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dien Emmawati mengatakan, Pemprov DKI akan menalangi subsidi 2,3 juta warga Jakarta yang seharusnya masuk dalam sistem layanan kesehatan nasional, yaitu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

"Angkanya sama dengan KJS kemarin. Angkanya kan 3,5 juta yang sudah terdaftar. Yang miskin 1,2 juta. Nah itu dibiayai nasional, sisanya 2,3 juta itu ditanggung DKI," ujar Dien di Balai Kota, Jakarta, Jumat (27/12/2013).

Dien mengatakan, kesepakatan tersebut nantinya akan dikukuhkan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bersama BPJS, yang juga akan dihadiri oleh Menteri Kesehatan RI, Nafsiah Mboy pada awal bulan Januari 2014 mendatang.

"Nanti dilaksanakan penandatanganan pada tanggal 1 Januari 2014 di Rumah Sakit Fatmawati. Yang kemarin di KJS akan di-link-kan ke BPJS," tutur Dien.

Sementara, Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kemenkes, Akmal Taher mengatakan nantinya Pemprov DKI akan mengikuti sistem BPJS, yaitu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sistem yang digunakan juga tidak jauh berbeda dengan sistem KJS yang selama ini sudah diterapkan di Jakarta.

"Jadi nanti ikut, kemudian Pemprov DKI akan tambah 2,3 juta rakyat di DKI di luar yang ditanggung oleh nasional," kata Akmal.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini