News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jokowi Jelaskan Porsi Pendidikan yang Benar

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Foto Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melayat Renggo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo menilai komposisi pendidikan yang berjalan selama ini kurang memadai, sehingga banyak peristiwa menyimpang yang dilakukan oleh pelajar.

Pria yang akrab disapa Jokowi ini mengatakan, sebaiknya pendidikan di tingkat Sekolah Dasar (SD) lebih mengedepankan pendidikan budi pekerti ketimbang pengetahuan.

"Pendidikan yang harus diberikan 60 sampai 70 persen adalah masalah yang berkaitan dengan karakter, sikap, budi pekerti anak. Pengetahuan cukup 30 persen saja," ujar Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Jumat (9/5/2014).

Jokowi yang masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan barulah di tingkat pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) komposisi diubah, porsi pengetahuan ditingkatkan.

"Masuk SMP 70 persen pengetahuan, 30 persen budi pekerti. Masuk SMA atau SMK pengetahuan lebih ditingkatkan. Karena basicnya dari SD itu," ucap Jokowi.

Pernyataan mantan Walikota Solo ini terkait dengan adanya peristiwa kekerasan yang dialami oleh Renggo Kadapi, siswa kelas 5 SD Negeri 09 Pagi Makasar, Jakarta Timur yang meninggal lantaran mengalami tindak kekerasan oleh seniornya di lingkungan sekolah.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini