News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ini Penyebab Harga Ayam Potong di Jakarta Naik

Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Daging ayam potong dijual di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2013). Harga daging ayam di sejumlah pasar di Jakarta terus merangkak naik sehingga prediksi Badan Pusat Statistik (BPS) terjadi deflasi atau penurunan harga pada bulan ini terancam fenomena kenaikan harga. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berkurangnya pasokan ayam hidup dari peternak ke agen penjual ayam hidup, membuat harga ayam potong naik di sejumlah pasar di Jakarta Timur.

Naiknya harga ayam potong ini sudah terjadi sejak empat bulan lalu.

Demikian yang diungkapkan oleh Asep Sumantri (38) salah seorang penjual ayam potong di PD Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur.

Asep mengatakan naiknya harga potong tersebut berkisar Rp 1.000 per hari.

Menurut Asep, sebelum mengalami kenaikan harga ayam potong seberat 1,5 kg-1,6 kg dijual dengan harga Rp 25.000-Rp 28.000 per ekor.

Namun semenjak pasokan ayam hidup dikurangi pada empat bulan silam, harga ayam makin tinggi.

Saat ini, kata Asep, harga ayam potong berkisar Rp 33.000-Rp 35.000 per ekor.

Dengan adanya kenaikan ini, daya beli masyarakat pun menjadi menurun. Tak ayal, omzet pendapatan Asep juga ikut menurun.

"Daya beli masyarakat di tempat saya menurun hingga 30 persen. Biasanya ayam potong selalu habis, sekarang menyisakan beberapa potong," kata Asep pada Kamis (29/5).

Asep melanjutkan, menurunnya animo masyarakat juga berdampak buruk terhadap pendapatannya sebagai penjual ayam potong.

Dalam sehari, biasanya Asep memperoleh penghasilan bersih hingga Rp 1,5 juta per hari.

Akan tetapi kini Asep hanya mendapat Rp 750.000 per hari.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini