News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Politisi Demokrat Usulkan Penghapusan Program Pendidikan Warisan Jokowi

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Y Gustaman
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelajar SDN Ancol 04 Petang, Reni Sahidayanti, menunjukan Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang dibagikan hari ini secara simbolis di SMK 16 Jakarta, Jumat (12/4/2013). Pemerintah DKI Jakarta melalui Bank DKI akan membagikan 80384 KJP untuk pelajar SD, SMP, SMA, dan yang sederajat dalam tahap pertama, dari target penyaluran sebanyak 332000 kartu sampai Juni 2013. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nicolas Timothy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi E DPRD DKI Fraksi Partai Demokrat Lucky P Sastrawiria mengusulkan program Kartu Jakarta Pintar warisan Gubernur nonaktif DKI Jakarta Joko Widodo dihapuskan.

"Lebih baik diputuskan saja KJP dihentikan untuk sekolah negeri dan swasta," ujar Lucky di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (2/7/2014).

Program KJP tak banyak bermanfaat bagi siswa. Program tersebut belum tentu membuat siswa menjadi pintar atau tidak tepat sasaran. Sekolah dan Dinas Pendidikan DKI bahkan tidak bisa mengontrol penggunaan KJP.

Lucky mengatakan sebaiknya Pemprov DKI mempertahankan Biaya Operasional Pendidikan (BOP) Pemerintah Pusat untuk sekolah negeri maupun swasta. Sedangkan, dana KJP dialihkan untuk pengembangan layanan kesehatan.

"Fokuskan saja dana KJP kepada pelayanan kesehatan. Karena sampai sekarang pelayanan kesehatan Jakarta masih amburadul. Makanya saya menentang BOP dihapuskan. BOP harus jalan terus. Kan dibantu dengan BOS," sambung Lucky.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini