TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pascaterjadinya tawuran antarwarga, aparat kepolisian secara intensif melakukan penjagaan di Jalan Tambak, Jakarta Pusat.
“100 personel melakukan penjagaan di lokasi. Personel dari Polsek Menteng, Polsek Tebet, Polres Jakarta Pusat, Brimob Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Selatan,” tutur Kapolsek Menteng AKBP Gunawan saat dihubungi, Kamis (25/12/2014).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, situasi saat ini di lokasi sudah mulai kondusif. Jalanan yang semula tidak dapat dilalui oleh kendaraan kini sudah kembali dapat dilalui.
Petugas tidak menahan satu pun dari massa yang terlibat bentrok. Dalam insiden ini dilaporkan tidak ada yang terluka.
Aksi tawuran kembali pecah di Jalan Tambak, tepatnya sekitar terowongan Manggarai dan Tebet, Jakarta Pusat, Kamis (25/12/2014) sekitar pukul 16.00 WIB. Hingga kini, aksi tersebut masih dalam penanganan polisi.
"Tawuran antar pemuda di Jl. Tambak (sktr terowongan Manggarai & Tebet) & msh penanganan," demikian kicauan dari akun twitter @TMCPoldaMetro yang dikirimkan oleh warga di lokasi kejadian.
Tawuran ini merupakan kelanjutan dari aksi serupa pada hari yang sama sekitar pukul 05.00. Aksi tersebut terjadi antara warga Tambak dan Manggarai di Jalan Tambak.
"Perang batu dan golok, antara warga Manggarai dan warga Tambak terjadi. Ketika perang berlangsung, jumlah petugas polisi di tempat kejadian perkara masih kurang,” ujar Wilson salah seorang warga di Jalan Tambak.
Aksi tawuran menjadi langganan di wilayah tersebut. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, telah terjadi setidaknya dua kali tawuran antar warga. Kejadian pertama terjadi pada Sabtu (29/11/2014) lalu.
Baca tanpa iklan