News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dua Jenasah Korban Kebakaran di Cilincing Tak Bisa Keluar dari RSCM

Editor: Fajar Anjungroso
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Kusmadi Priharto mengatakan dirinya langsung menindaklanjuti kasus ditahannya jenazah Apriyanti (23) dan Nur Sani (57), warga di Jalan Kebon Baru RT 06/10, Semper Barat Cilincing, yang terkena musibah kebakaran, Sabtu (24/1).

Menurutnya, pihak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat tidak bisa sembarangan dalam mengeluarkan jenazah tanpa adanya identitas resmi.

"Lapori saja Lurahnya, atau ada siapa di RSCM sini suruh telepon. Nanti saya bicara dengan petugas yang berada di kamar mayat," kata Kusmadi saat dihubungi Warta Kota di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (25/1).

Mantan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan itu menjelaskan bahwa untuk visum jenazah korban kebakaran tidak perlu mengeluarkan biaya. Oleh sebab itu, saat ini dirinya mencoba menghubungi pihak RSCM untuk mengeluarkan dua jenazah korban kebakaran itu.

"Nanti saya telepon Dirut RSCM. Karena tergantung permasalahannya. Tidak mungkin dipungut biaya, karena untuk visum itu tidak bayar," tuturnya.

Dia berpikir mengapa dua jenazah tidak bisa dikeluarkan oleh pihak RSCM dikarenakan tidak ada data identitas yang lengkap dari pihak keluarga korban, Sehingga, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan maka pihak RSCM belum mengeluarkan kedua jenazah itu.

"Ya memang RSCM mungkin juga ngga berani nyerahkan jenazah kalau identitasnya ngga lengkap. Coba bantu kalau ada relawan suruh bantu keluarga korban," tuturnya.

Menurutnya, persoalan penahanan jenazah ini dirinya tidak bisa menyalahkan pihak Rumah Sakit RSCM. Pasalnya, harus diketahui persoalannya terlebih soal data yang tidak miliki korban karena hangus dilalap si jago merah. "Jadi jangan suuzon dulu, bagaimana juga harus diketahui permasalahannya seperti apa," kata dia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini