Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Warga diminta waspada, sebab selama kurun waktu Januari-Februari, DKI Jakarta telah menerima empat ancaman peledakan bom.
Tempat yang diancam bom tersebut, pertama dialami kantor Voice of Amerika Indonesia di Gedung Mega Plaza, Jalan H Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan pada Sabtu (10/1/2015).
Kemudian di bengkel las di Kampung Ciketing Asem RT/RW 002/03, Mustikajaya, Kota Bekasi pada Sabtu (21/2/2015). Lalu di, ITC Depok pada Senin (23/2/2015). Terakhir di Hotel Sparx, Mangga Besar, Jakarta Barat pada Kamis (26/2/2015).
"Pelaku belum berusia 18 tahun. Dia ditangkap di Medan. Sekarang pelaku sudah dibawa ke Jakarta," tutur Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (27/2/2015).
Kemudian, terdapat ancaman bom di wilayah Bekasi Kota. Sudah diamankan tiga orang pelaku, dua orang pelaku terkait ancaman bom dan satu pelaku lainnya terkait adanya dugaan pemerkosaan.
"Kalau melihat rangkaian bom di Bekasi Kota, bentuk bom berupa bingkisan. Ini bukan terorisme, tetapi ini masalah sakit hati karena ada anggota keluarga dari pelaku yang menjadi korban pemerkosaan," ujarnya.
Sementara peledakan bom di ITC Depok, menurut Unggung, Polda Metro Jaya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sampai saat ini masih dilakukan penyelidikan terhadap barang tersebut.
"Barang tersebut dibawa oleh Gegana Brimob Kelapa Dua. Sampai saat ini masih dilakukan penyelidikan terhadap barang itu," tambah Unggung.