News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ahok: Tangkap, Penjarakan Saja!

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meninggalkan Balai Kota DKI Jakarta menemui Wapres Jusuf Kalla, Senin (23/3/2015).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menganggap tepat langkah Indonesian Coruption Watch (ICW) melaporkan berbagai dugaan korupsi di DKI Jakarta diantaranya pengadaan buku.

"Bagus dong, biar ditangkapin saja," ucap pria yang akrab disapa Ahok di Perternakan Sapi PT Karya Anugrah Rumpin (KAR) Jalan Raya Cibodas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/3/2015).

Ia mengaku belum tahu bila dugaan korupsi pengadaan buku sudah dilaporkan ICW kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Saya tidak tahu itu sudah dilaporkan ICW," ucapnya.

Mantan Bupati Belitung Timur ini ingin para pelaku dalam dugaan korupsi pengadaan buku ditangkap dan diberi hukuman supaya memberikan efek jera.

"Tangkap saja, tangkap, penjarakan saja," ucapnya.

Indonesia Coruption Watch (ICW) melaporkan empat paket dugaan korupsi terkait APBD DKI Jakarta tahun 2014 di dinas pendidikan.

Empat paket tersebut adalah pengadaan uniterruptible power suply (UPS), pengadaan buku sekolah di Jakarta, pemindai tiga dimensi (scanner 3D) dan pencetak (printer), serta peralatan pusat kebugaran (fitnes) di berbagai sekolah.

"Kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi ini ditaksir mencapai Rp 277,9 miliar," ujar peneliti ICW Firdaus Ilyas, di KPK, Jakarta, Kamis (26/3/2015)

Total kerugian negara tersebut bersumber dari pengadaan UPS Rp 186,4 miliar, kerugian pengadaan printer dan scanner Rp 89,4 miliar, kerugian pengadaan buku senilai Rp 2,1 miliar.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini