News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pengakuan Raja Copet: 'Bus Kota Sudah Dikuasai Pencopet'

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Inilah Tomo, raja copet Jakarta yang sudah 25 tahun beraksi. Tomo akhirnya tertangkap Unit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jumat (28/8/2015).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Raja Copet Jakarta, Tomo (56), kepada Wartakotalive.com mengatakan, beberapa bus kota dan mikrolet di Jakarta sudah dikuasai pencopet.

"Sudah saling kenal copet dengan kernet itu," ucap Tomo yang 25 tahun jadi pencopet Bus Mayasari Bhakti 57 jurusan Pulogadung-Blok M. Tomo kini mendekam di tahanan Polda Metro Jaya.Tomo mengaku kenal dengan sejumlah kernet dan para kernet tak berani mengusirnya apabila sedang beraksi.

Namun, Tomo mengaku tak tahu kelompok pencopet yang menyasar para penumpang Bus Transjakarta. Dia pun mengaku tak tahu apakah para pencopet di Transjakarta sudah kenal dengan para kondektur Bus Transjakarta atau tidak.

"Tapi memang seperti itulah hubungan copet dan sopir maupun kenek. Selalu kenal kebanyakan," ucap Tomo.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Mohammad Iqbal, mengatakan, kurang percaya apabila para kondektur dan kenek di Bus Transjakarta mengenal kelompok copet yang beraksi di bus mereka.

"Saya pikir tidak lah. Jangan sampai begitu Bus Transjakarta," ucap Iqbal ketika dihubungi Wartakotalive.com.

Iqbal mengatakan, aksi pencopetan adalah sebuah aksi kejahatan yang dilakukan di kondisi ruang publik yang rapat, ramai dan penuh sesak.

Di kondisi itu, ucap Iqbal, pengguna harus saling mengawasi dan lekas bereaksi ketika melihat aksi pencopetan. Sulit mengandalkan petugas di kondisi itu.

Selain itu, Iqbal mengimbau agar masyarakat bisa menjaga barang berharganya dengan tepat. Seperti menaruh benda-benda berharga di lokasi yang bisa Ia rasakan apabila ada seseorang yang hendak merampasnya.

"Harus benar-benar waspada masyarakat ini," kata Iqbal. Kemudian, apabila ada sopir bus Transjakarta ataupun kondektur yang ketahuan membiarkan aksi pencopetan atau ketahuan sekongkol di pencopet, maka sudah seharusnya pihak Bus Transjakarta memberikan sanksi tegas. (Theo Yonathan Simon Laturiuw)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini